MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Kabupaten Tana Toraja dan Bulukumba akan kehadiran Bus Rapid Transit (BRT) dalam waktu dekat ini. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan mendistribusikan BRT ke dua kabupaten ini karena tak sanggup mengoperasikannya di jalur Mamminasata.
Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah sekaligus menolak jika BRT diambil kembali oleh pihak kementerian. Nurdin menegaskan pihaknya akan tetap memanfaatkan BRT.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bukan hanya ke Tana Toraja dan Bulukumba, BRT ini akan disebar ke seluruh kabupaten/kota di Sulsel.
Menyebarkan BRT ke beberapa daerah akan memberikan fungsi lebih kepada BRT yang selama ini ada.
Diketahui ada belasan BRT yang selama ini hanya terparkir di Kantor Gubernur Sulaweai Selatan. Kajian yang kurang disebabkan menjadi alasan utama terparkirnya BRT ini.
Kedepan, Nurdin menegaskan tak mau melihat hal seperti ini lagi. Ia kini tengah merancang sistem kerja BRT di beberapa daerah, supaya bisa beroprasi dengan baik.
Nurdin mengatakan, BRT yang terparkir sudah akan diserahkan ke beberapa daerah. Daerah yang kemungkinan didistribusikan BRT untuk sementara adalah Toraja dan Bulukumba.
Namun kini masih dalam proses pengurusan pajak dan BPKB dari beberapa BRT. Setelah selesai, Nurdin berjanji akan lamgsung mendistribusikannya.
“Sudah mau diserahkan (ke Toraja dan Bulukumba). Tapi BRT ini baru kita bayar pajaknya. BPKB nya juga baru selesai dibuat. Gimana mau diserahkan kalau dalam kondisi bodong kan. Ini mi saya bilang, kedepan harus terencana. Ketika kita menerima sesuatu, kita persiapkan semuanya,” jelas Nurdin.
Nurdin juga menjelaskan tengah mengkaji persiapan beroprasinya BRT di Makassar lebih maksimal dan modern. Halte-halte akan dibuat lebih kecil, dan ada buku saku jadwal bus untuk para penumpang.
“Makassar kita siapkan sebagai kondisi kota metro. Kajiannya sekarang sudah kita buat. Haltenya ndak terlalu besar. Nanti masing-masing ada buku saku jadwal bus. Kalau sekarang bagaimana orang mau naik bus,” tambah Nurdin.
Menambahkan, Nurdin juga kini tengah merancang supaya BRT ini bisa beroprasi di Bandara, yang langsung menghubungkan ke beberapa hotel. Sehingga diharapkan para widatawan bisa lebih nyaman berkunjung ke Makassar. (*)

