ikut bergabung

Operasi Cipkon Selama Ramadan, Polres Maros Sita Ratusan Liter Miras dan Motor Racing

Sulsel

Operasi Cipkon Selama Ramadan, Polres Maros Sita Ratusan Liter Miras dan Motor Racing

MAROS, UJUNGJARI.COM — Selama bulan suci Ramadan, Polres Maros gencar melaksnakan Operasi Cipta Kondusif di wilayah kabupaten Maros, Sulsel.

Operasi cipta kondisi tersebut bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat, untuk menjaga ketentraman masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa.

Pada pelaksanaan operasi cipta kondisi tersebut, menyasar beberapa penyakit masyarakat seperti konsumsi miras, penyalah gunaan narkoba, dan aksi balapan liar.

Sabtu (23/5/2020) Kapolres Maros AKBP Musa Tampubolon menyampaikan hasil operasi cipta kondisi yang berhasil diamankan jajarannya.

“Sudah kita ketahui bersama, bahwa sudah menjadi kebiasaan di Sulsel, anak muda pada saat melaksanakan puasa, akan sering melakukan balapan liar, Ini terjadi hampir merata di wilayah Sulsel, sehingga kami melakukan operasi di beberapa tempat balapan liar, baik subuh maupun sore menjelang buka puasa,” ujar Kapolres Maros, AKBP Musa Tampubolon Sik SH

Operasi cipta kondisi ini, berhasil mengamankan 48 unit ranmor konvoi, dan 20 unit ranmor balapan liar.

“Motor yang sudah dirazia sengaja kami amankan, karena untuk pembelajaran bagi masyarakat, khususnya untuk tidak menggunakan sepeda motor secara ugal ugalan, dan tidak sesuai aturan,” jelasnya.

“Jadi jika mereka ingin mengambil motornya, harus dilengkapi dengan semua perlengkapan standar, dan disertai dokumen resmi,” lanjutnya.

Untuk peredaran Narkoba, Polres Maros berhasil mengamankan 4 tersangka, dengan total barang bukti 0,8 gram.

“Untuk semua barang bukti narkoba, kami akan tindak lanjuti sampai dengan P21,” ungkapnya.

Polres Maros juga mengamankan 54 botol minuman keras berbagai Merk, 676 Liter miras jenis Ballo yang diamanakan dari berbagai daerah yang ada di 14 kecamatan di kabupaten Maros, selama bulan ramadan.

“Jajaran akan melakukan melakukan penyedikan lebih lanjut, dan memusnahkan mirasnya nanti,” ujarnya.

Ia pun mengklaim selama pandemi Covid -19 ini, angka kejahatan sama dengan beberapa waktu sebelum adanya pandemi.

“Kami sudah melakukan kegiatan untuk menekan kejahatan, terutama kegiatan preventif yang dilakukan oleh pihak Babin, dengan mengaktifkan kembali siskamling,” jelasnya.

Beserta melakukan langkah represif oleh tim operasional, dengan melakukan penangkapan terhadap pelaku kejahatan,” pungkasnya.  (Ari)

Komentar Anda

Channel
Comments

Berita lainnya Sulsel

Populer Minggu ini

Arsip

To Top