SIDRAP, UJUNGJARI.COM — Polres Sidrap baru saja merilis pencapain Indeks Tata Kelola – Online (ITK-O) sementara, kinerja Satuan Fungsi (Satfung).

Hasilnya, mengejutkan. Kinerja pelayanan Satfung lembaga kepolisian yang dipimpin AKBP Leonardo Panji Wahyudi itu berhasil tembus level 9 (Masuk 10 besar).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, itu baru pelaporan sementara. Baru dua data Satfung yang di infut ke dalam sistem penilaian ITK-O Polri. Data itu dari pelayanan SIM di Satlantas dan SKCK di Satuan Intelkam.

Peneliti eksternal Polres Sidrap, H. Purmadi Muin, menyebut jika Polres Sidrap berpotensi masuk tiga besar penilaian kinerja kategori pelayanan terbaik Satfung Polri.

Proses penelitian oleh tim pokja eksternal Polres Sidrap, saat penginputan data Satfung Polres Sidrap.

Menurut Jurnalis Harian Berita Kota Makassar (BKM) itu, progres pelayanan Satfung lainnya di Polres Sidrap, tak kalah bagusnya dengan pelaporan data dua Satfung yang telah terinfut pada Mei lalu.

“Masih ada beberapa data kinerja pelayanan Satfung lainnya yang belum masuk. Saya yakin, jika semua sudah di infut, maka ITK-O Polres Sidrap bisa tembus 3 besar,” ujar Purmadi, Sabtu, (19/6/2020).

Kapolres Sidrap AKBP Leonardo P. Wahyudi bersama Kabag Ren AKP Ahmad Ros dan Tim peneliti Eksternal Polres Sidrap H.Purmadi Muin.

Dia menerangkan, ITK-O Polri adalah instrumen yang mengukur kinerja dan capaian program reformasi birokrasi Polri

Metode ITK-O tersebut, kata Purmadi, menggunakan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Menurutnya, ITK bersifat obyektif dan komprehensif serta digunakan sebagai landasan untuk pengambilan kebijakan berdasarkan bukti, sebagai tolak ukur kemajuan yang dicapai dan sebagai alat memperbandingkan kinerja secara obyektif, fair, dan akurat.

Pada bagian lain, Kapolres Sidrap, AKBP Leonardo Panji Wahyudi berharap penilaian itu benar-benar objektif dan memberi manfaat bagi institusi dan masyarakat

Sebab, kata dia, bagaimana pun penilaian ini muaranya untuk meningkatkan pelayanan dan mewujudkan profesionalitas Polri. (Irwan)

Tim peneliti saat melakukan pelaporan/infut ITK-O melalui sistem virtual