MAKASSAR, UJUNGJARI–P)Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online tingkat SMA SMK SLB Provinsi Sulawesi Selatan tahun ajaran 2020 yang dimulai 15 Juni 2020 melalui jalur boording school hingga saat ini berjalan dengan mulus.
Tahapan seleksi boording school telah diumumkan, Sabtu (20/6) tepat pukul 00.00 (real time).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi ini tak lepas dari komitmen pihak panitia PPDB (mulai operator sekolah Admin cabang dinas, Tim IT dan Helpdesk) yang sigap dan bekerja secara ikhlas serta senantiasa mengikuti arahan dari pimpinan guna terciptanya layanan yang baik.
“Insya Allah PPDB kali ini akan lebih baik dari sebelumnya. Tahapan seleksi akan mengacu pada aturan dan petunjuk tehnis pelaksanaan PPDB.
Saya harap panitia bekerja tulus. Jangan ada calon siswa (CASIS) kesulitan dan bingung mengikuti proses seleksi PPDB. Terlebih sampai orang tua CASIS sampai resah anaknya tak bisa masuk sekolah. Semua calon siswa mesti sekolah, dengan mengacu pada aturan yang ditetapkan,”kata Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Heri Sumiarto, Jumat (19/6).
Heri juga menegaskan kepada semua panitia PPDB mesti menjalankan tugas dengan penuh tanggungjawab dan senantiasa membangun komunikasi dan koordinasi dengan baik.
“Meski saat ini kita diperhadapkan pada pusaran pandemi Covid 19, PPDB harus tetap berjalan (on progres), termasuk permasalahan yang muncul segera dicarikan solusi, jangan ditunda. Dan tak kalah pentingnya pelaksanaan PPDB mesti mengikuti aturan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Corona (covid19) untuk melindungi generasi penerus,”terang Heri.
Sementara Koordinator Panitia PPDB Provinsi Sulsel, Andi Hidayati, mengatakan bahwa untuk mendukung kelancaran PPDB pihaknya senantiasa melakukan komunikasi dan koordinasi semua tim panitia.
Selain itu, tim juga melakukan pengumpulan bahan informasi yang ada di setiap linii mulai dari operator sekolah, tim tehnisi helpdesk hingga ke admin cabdin wilayah secara virtual.
“Setiap hari kerja kita lakukan evaluasi membahas berbagai hal, mulai kesiapan operator disekolah, progres kegiatan tim tehnis, informasi helpdesk hingga koordinasi dengan admin cabang dinas wilayah. Termasuk memonitoring berbagai permasalahan yang muncul guna mendapatkan solusi tepat dengan segera,” tutur Andi Hidayati, usai memimpin rapat evaluasi di Posko Helpdesk Provinsi Sulsel, gedung Guru kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel. (*)

