MAKALE, UJUNGJARI– Penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT) di Tana Toraja tidak sesuai harapan, hal ini membuat anggota dewan kecewa. 

Fenomena ini mendorong anggota dewan Dapil I Makale Yan Anggong Kalalembang (Perindo), dan Yariana Somalinggi (Golkar), Kamis (15/6) menggelar rapat evaluasi di kantor Camat Makale Selatan, perihal distribusi Bansos Sembako senilai Rp 200.000.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rapat evaluasi dihadiri Camat, Marthen Bangapadang, para lurah dan Kepala Lembang, pendamping BNPT, dan E-Warung.

Yan Anggong, mengatakan, demi lebih efektif penyaluran sembako kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPN), begitu banyaknya persoalan perlu dikaji ulang, sehingga lebih efektif dan tepat sasaran.

Distribusi sembako ditengarai menyalahi pedoman umum (Pedum), agar tidak berkepanjangan tetap mengacu kepada mekanisme dan juknis, singkat Yan Anggong.

Senada dengan Yariana Somalingi, basic data sangat penting sebab dasar untuk melakukan pengawasan, apalagi sudah banyak keluhan masyarakat di terima anggota dewan.

Tugas kemanusiaan anggota dewan melakukan pengawasan bagian dari tupoksi, sehingga melalui evaluasi melibatkan semua stake holder, kedepan distribusi BNPT tepat sasaran dan lebih baik, singkat  Yariana. (agus)