ikut bergabung

Dukungan Buat Pak Guru Tasmir, Aliansi Organisasi Profesi Di Sidrap Gelar Long March

Sulsel

Dukungan Buat Pak Guru Tasmir, Aliansi Organisasi Profesi Di Sidrap Gelar Long March

SIDRAP, UJUNGJARI.COM — Aliansi Organisasi Profesi se-Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan melakukan aksi longmarch, Rabu (1/7/2020).

Aksi dimulai dari Pelataran Panker ke arah timur melewati Jl. Lanto Dg. Pasewang (Jalur II), kemudian berputar ke Jl. Jend. Sudirman menuju Kantor Pengadilan Negeri Sidrap.

Rombongan dilepas Sekretaris Dinas Pendidikan Sidrap, H.Basrah ini, diikuti ratusan guru dan Ikatan Alumni SMPN 2 Pangsid.

Dalam aksi itu, mereka menuntut keadilan terhadap kolega mereka, Tasmir guru di SMPN 2 Pangsid yang dipidanakan oleh Siswanya sendiri.

Sejumlah spanduk dan poster mereka gelar, diantaranya bertuliskan “Tanpa Sosok Guru Kita Semua Bukan Apa-apa karena Semua Pernah Merasakan Didikan Mereka”, “Buat Para Anak Didikku, Hargai Gurumu, Guru adalah Orang Tua Bagimu dan Saudara Bagi Orang Tuamu“.

Sekretaris IGI Supriadi mengatakan, organisasi profesi hadir dalam aksi solidaritas untuk memberi dukungan kepada Pak Guru Tasmir, agar tidak merasa sendiri menghadapi kasus hukum yang menjeratnya.

“Tentu kami khususnya dari IGI berharap, agar pak Tasmir bisa divonis bebas oleh hakim yang terhormat, karena ada yurisprudensi MA yang menyatakan bahwa guru dalam mendisiplinkan siswa tidak bisa dipidana,” katanya.

Kami kira, sambungnya, yurisprudensi MA itu yang bisa dijadikan acuan dalam kasus ini, karena UU No.35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan UU No. 14 Tahun 2005 dan Permendikbud No.10 Tahun 2017 masih menjadi perdebatan yang tak berujung.

“Jika kasus ini berakhir vonis hukuman bagi pak Tasmir, maka semua guru akan dihantui rasa takut dalam mengajar dan mendidik siswa di sekolah,” paparnya.

Ia juga mengutarakan, alangkah naifnya jika guru hanya hadir di sekolah hanya sekadar mengajar saja, tanpa memperhatikan akhlak siswa, tidak ambil pusing terhadap perilaku dan kenakalan siswa, mau jadi apa generasi pelanjut kita di masa mendatang kalau semua guru bersikap apatis seperti itu.

“Olehnya itu kami berharap semua stakeholder pemerhati pendidikan, khususnya organisasi profesi guru proaktif dalam mengawal kasus ini, agar niat suci kami dalam mencerdaskan anak bangsa tidak terhantui oleh kasus seperti ini,” kuncinya.

Sementara itu, Wakil Ketua FOPPSI, Muh. Yusuf meminta agar rekannya dibebaskan.

“Berkat jasa seorang guru seseorang bisa menjadi hakim, polisi, jaksa dan lainnya. Tidak seharusnya guru dipenjara karena proses pembentukan karakater siswa,” ujar Yusuf saat berorasi.

Ia juga berharap agar proses sidang ini, guru yang bersangkutan bisa mendapatkan keadilan. (Irwan)

Komentar Anda

Channel
Comments

Berita lainnya Sulsel

Populer Minggu ini

Arsip

To Top