ikut bergabung

Mantan Bupati-Pengusaha Diduga Kuasai Dua Pulau Di Perairan Pangkep

Sulsel

Mantan Bupati-Pengusaha Diduga Kuasai Dua Pulau Di Perairan Pangkep

PANGKEP, UJUNGJARI.COM — Dua tokoh  penting di Sulsel diduga menguasai dua pulau secara pribadi di wilayah periaran kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).

Penguasaan pulau ini kemudian masuk dalam proses penyelidikan Kejaksaan Negeri Pangkep. Pulau yang disebut-sebut dalam penguasaan pribadi itu, yakni pulau Langkadea dan Pannambungan.

Kedua pihak yang menguasai itu Baso Amirullah( mantan Bupati Pangkep) dan Pihak Bosowa Corporate.

Pulau Langkadea diduga dikuasai mantan Bupati Pangkep Baso Amirullah. Sedangkan pulau Pannambungan diduga dalam pengusaan Bosowa Corporate.

Didua pulau yang diduga dikuasasi secara pribadi ini, terdapat plant dengan tulisan ‘Tidak Untuk Umum’.

Padahal dalam ketentuan umum Undang-undang nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil dikatakan bahwa Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil adalah suatu proses perencanaan, pemanfaatan, pengawasan, dan pengendalian Sumber Daya Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil antarsektor, antara Pemerintah dan Pemerintah Daerah, antara ekosistem darat dan laut, serta antara ilmu pengetahuan dan manajemen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Kasi Intel Kejaksaan Negeri Pangkep Andri Zulfikar yang dikonfirmasi Rabu(1/7) menyatakan pulau itu tidak bisa dikuasai secara pribadi. Apalagi, dipasangi plant tidak untuk umum.

Pengelolalaan wilayah pesisir dan pulau pulau kecil sudah diatur dalam undang-undang. Dalam regulasi itu terdapat  petunjuk pengelolaan dalam Hak Pengusahaan Perairan Pesisir (HP3),”tandas  Andri Zulfikar.

Sehubungan dengan adanya laporan penguasaan secara pribadi dari dua pulau itu. Pihak Kejaksaan Negeri Pangkep, kata Mantan Satgas Kejaksaan Agung ini berencana akan memanggil pihak terkait yang diduga melakukan penguasaan secara pribadi dari pulau tersebut.

“Kedua pulau itu yakni, Pulau Langkadea, kelurahan Mattiro Bintang, Pulau Panambungan, kelurahan Mattiro Sompe, kecamatan Liukang Tupabbiring, kabupaten Pangkep,” jelasnya.

Ditambahkan Andri bahwa Kedua pihak ini, rencana akan dipanggil dan dimintai keterangan untuk diklarifikasi.

“Selain itu dalam waktu dekat ini pula, kami akan  memeriksa pihak Aset Pemkab Pangkep sebagai pihak yang dinilai mengetahui status aset milik daerah,”tambah Andri. (Udi)

Komentar Anda

Channel
Comments

Berita lainnya Sulsel

Populer Minggu ini

Arsip

To Top