ikut bergabung

Massa dan Polisi Bentrok di Depan Gedung DPRD Tana Toraja

Sulsel

Massa dan Polisi Bentrok di Depan Gedung DPRD Tana Toraja

MAKALE, UJUNGJARI.COM — Aliansi Masyarakat Toraja Menggugat (AMTM) mengawal rapat dengar pendapat (RDP) managemen PT Malea, dengan komisi tiga dan komisi dua DPRD Tana Toraja, bersama warga korban PHK, dihadiri Wabup Victor Datuan Batara (VDB), dan Camat Makale Selatan Marthen Bangapadang, Rabu (29/7).

Ratusan massa yang mengawal RDP gelar demo sempat baku dorong dengan petugas yang blokade gedung DPRD sedang mengamankan aksi sedikit bringas saat massa hendak masuk gedung dewan.

RDP memanas diruang rapat pimpinan dewan, sebab begitu banyak tuntutan warga yang hendak dipenuhi pihak managenent PT Malea, akibat terbangunnya PLTA berdampak buruk kepada kondisi masyatakat sekitarnya.

Anggota komisi dua dan tiga DPRD Tana Toraja 14 legislator hadiri RDP, selain Wakil Ketua Evivana Rombe Datu, juga Wakil Ketua Yohanis Lintin Paembongan, Semuel Pali Tandirerung, Yusup P.Pillo, Yan Anggong Kalalembang, Kendek Rante, Andareas Tadan, Andrew Tulak, Sgustinus Patinggi, Kristian Lambe, Andarias Tangditerung, Sony Palulungan, dan Timotius Tumbu.

Hasil RDP sebanyak 10 butir, dibacakan Wakil Ketua Evivana Rombe Datu, disambut sorak sorai warga terdiri dari perhatian PT Malea ijin limbah, tidak buang limbah ke sungai, Wabup kordinasi bos PT Malea PHK, PT Malea laksanakan ritual Marambu Langi atas rusaknya situs Sapan Deata Muane, dan Lo’ko Liang di Palesan.

Demikian pula pengadaan air bersih lantaran pembuatan trowongan, perbaiki infra struktur jalan rusak, Gakkum Kemen Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sulsel turun melakukan investigasi, serta perbaiki kordinasi PT Malea dengan pemerintah setempat, imbuh Evivana. (agus)

Komentar Anda

Channel
Comments

Berita lainnya Sulsel

Populer Minggu ini

Arsip

To Top