ikut bergabung

Basuki Kesal LPG 3 Kg Langka Dipasaran Saat Moment Idul Adha

Sulsel

Basuki Kesal LPG 3 Kg Langka Dipasaran Saat Moment Idul Adha

PAREPARE, UJUNGJARI.COM — Kepala bagian (Kabag) ekonomi sekretariat pemerintah kota parepare Basuki Busrah kesal akibat kelangkaan elpiji 3 kg kembali susah diperoleh dipasaran jelang hari raya idul adha 1441 H/2020 M.

Kelangkaan elpiji berukuran 3 kg yang bersubsidi ini selain langka di pasaran juga harga merangkak hingga capai Rp.20an ribu setiap tabung membuat para konsumen susah mendapatkan gas
bersubsidi itu yang hanya diperuntukkan bagi warga miskin.

Basuki saat ditemui diruang kerjanya kamis (30/07/2020) langsung memerintahkan stapnya ketika mengetahui kelangkaan elpiji  bersubsidi dipasaran langka. “Panggil pertamina kenapa elpiji 3 kg langka, kalau ada yang menjual diatas harga eceran tertinggi bisa dipolisikan,”ungkap Busrah.

Kelangkaan elpiji saat dibutuhkan menjelang hari raya idul adha itu dikeluhkan warga kelurahan ujung bulu, Farida ibu rumah tangga.

“Saya terpaksa beli gas ukuran 3 kg harga Rp.20 ribu, itupun susah kita dapat pangkalan terpaksa kita beli dipengecer dengan harga mahal. Kata Faridah.

Ia berhatap pemerintah kota parepare harus cepat menyikapi kelangkaan LPG 3 Kg ini demi rakyat tidak mampu, jangan tinggal diam.

Kejadian kelangkaan elpiji seperti ini sering terjadi di kota parepare ketika ada oknum dari pihak agen pertamina membatasi jatah para pangkalan elpiji ukuran 3 kg yang bersubsidi yang ada dibeberapa titik pangkalan seperti Pangkalan di Jln Pancasila dan jln andi cammi.

Menurut wawan, Jatah setiap hari yang seharusnya saya dapat 250 tabung elpiji 3 kg hanya diberikan 100 maka pasti ada warga yang tidak mendapatkan jatah. (Mup)

Komentar Anda

Channel
Comments

Berita lainnya Sulsel

Populer Minggu ini

Arsip

To Top