BARRU, UJUNGJARI.COM — Petahana Suardi Saleh yang baru saja mengganti bapaslon wabup, secara terbuka mengungkapkan alasannya sehingga menjatuhkan pilihan memilih Kompol Aska Mappe sebagai bapaslon wabup.

Suardi Saleh mengakui saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Selasa (15/9), bahwa pilihan ke Aska karena semata-mata pertimbangan geopolitik dan elektabilitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara geopolitik Suardi menyatakan dirinya merupakan representasi dari wilayah utara kabupaten Barru( Balusu, Soppeng Riaja dan Mallusetasi).

Maka dengan pertimbangan kewilayahan harus mencari pasangan calon wakil bupati dari wilayah selatan dan Aska memiliki asal usul dari geopolitik selatan (Tanete Rilau, Tanete Riaja dan Pujananting).

“Dalam perburuan waktu yang sangat mepet sehingga memberikan pertimbangan geopolitik menjadi hal utama. Selain geopolitik, yang kedua yakni elektabilitas. Dari beberapa nama yang disodorkan kemudian didiskusikan. Akhirnya mengerucut ke satu nama yaitu Aska Mappe,” kata Suardi.

Diantara lima nama yang diajukan. Aska Mappe yang masuk priorotas utama. Selain geopolitik. Elektabilitas lebih diatas dibanding empat nama lainnya yang diminta Suardi untuk di of the record.

“Aska itu sudah lama bergerak dan jauh sebelum pilkada sangat intens bersosialisasi dan sampai masuk pendukung militannya pun sangat konsisten mendukung perwira Polisi ini,” terangnya. (udi)