ikut bergabung

Puluhan Karyawan Terpapar Covid, BRI Cabang Barru Ditutup

Sulsel

Puluhan Karyawan Terpapar Covid, BRI Cabang Barru Ditutup

BARRU, UJUNGJARI.COM — Sejumlah perkantoran di kabupaten Barru menjadi kluster baru episentrum covid-19. Setelah Dinas Pertanian, kantor DPRD, BRI Unit Palanro dan kantor Pengadilan Negeri. Kini giliran kantor BRI Cabang Barru yang menjadi pusat penyebaran virus mematikan ini ditutup. Kini sudah empat perkantoran ditutup akibat beberapa karyawannya terpapar.

Perkantoran yang sudah ditutup akibat covid yakni Dinas Pertanian, BRI Unit Palanro, kantor PN dan BRI Cabang Barru. Dikantor BRI bukan hanya kantor yang ditutup. Ruang ATM juga ditutup.

Ironisnya kantor DPRD yang terkonfirmasi covid sebanyak 4 orang, ternyata belum juga ditutup dan terus beraktivitas.

Pihak TGTPP Barru sudah meminta secara resmi pihak DPRD agar seluruh wakil rakyat di swab. Namun permintaan ini tidak direspon pihak legislatif dengan alasan tidak jelas.

Sementara itu data terkini dari kantor BRI Cabang Barru sudah 13 karyawan yang terpapar covid. Tiga dari kantor BRI unit Palanro dan 10 karyawan terkonfirmasi positif covid. Bahkan meninggalnya seorang hakim perempuan yang bertugas di PN Barru diduga akibat covid.

Sebelumnya di kantor PN Barru langsung ditutup, karena ada salah seorang stafnya yang terkonfirmasi covid. Namun kepastian kematian akibat dugaan covid dari hakim ini belum bisa dipastikan pihak TGTPP Barru karena dirawat di Makassar, dan informasi pasti masih menunggu dari TGTPP Provinsi Sulsel.

Sekretaris TGTPP Barru Abustan yang dikonfirmasi Kamis (24/9) membenarkan adanya penutupan kantor BRI Cabang Barru karena beberapa karyawannya terkonfirmasi covid.

“Pihak TGTPP sudah melakukan tracking dan penyemprotan disinfektan ke seluruh ruangan dan kawasan perkantoran BRI. Termasuk menyemprot ruang ATM. Untuk data karyawan yang positif dengan jumlah totalnya masih ditunggu dari TGTPP Provinsi Sulsel,” kata Abustan.

Sekab Barru ini juga menjelaskan jika pihaknya akan melakukan rapid hingga swab kepada seluruh staf sekretariat DPRD.

“Kalau staf sekretariat dewan itu merupakan ASN Pemkab Barru sehingga lebih mudah untuk melakukan tracking hingga rapid dan swab . Jadi dalam waktu secepatnya kita akan lakukan rapid dan swab. Berbeda dengan ke 25 legislator untuk urusan terkait  menjadi kewenangan legislayif sendiri,” jelasnya.

Data terbaru dari kawasan kompleks Perumahan guru.ada seorang istri anggota DPRD Barru dinyatakan terkonfirmasi positif covid. Kini mantan legislator itu sudah dikarantina di hotel Wisata Covid. (udi)

Komentar Anda

Channel

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Berita lainnya Sulsel

Populer Minggu ini

Arsip

To Top