GOWA, UJUNGJARI.COM — Pangdam XIV Hasanuddin Mayor Jenderal TNI Andi Sumangerukka didampingi istrinya Arinta Nila Hapsari yang juga Ketua Persit Kartika Chandra Kirana XIV Hasanuddin mengunjungi situs budaya Kabupaten Gowa yakni Istana Ballalompoa yang kini sudah jadi museum Gowa, Rabu (30/9/2020) siang.

Kunjungan ini disambut hangat Pjs Bupati Gowa Andi Aslam Patonangi, Dandim 1409 Gowa Letkol Arh Muh Suaib bersama pemangku adat Raja Gowa ke 38 Andi Kumala Andi Idjo Karaeng Lembang Parang beserta dewan hadat Bate Salapang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut hadir sejumlah perwira Kodam XIV yakni Kolonel Inf Hanryan Indrawira (Kapendam XIV Hasanuddin), Kolonel Inf Arifin Dahlan (Asterdam XIV Hasanuddin). Juga para Forkopimda Gowa yakni AKBP Boy F Samola (Kapolres Gowa), Yeni Andriani (Kajari Gowa), Hebbin Silalahi (Ketua Pengadilan Negeri Gowa) serta perwakilan perwira wtaf dan para danramil jajaran Kodim 1409 Gowa.

Dalam kunjungan sehari itu Mayjen TNI Andi Sumangerukka mengatakan sebagai keturunan Bugis Makassar diri dan semangatnya tidak lepas dari simbol Sirina Napacce (jangan berbuat negatif yang akan memalukan keluarga dan leluhur kita, red).

” Karena itu, mari sama-sama kita menjaga kerukunan dan kemajuan daerah masing-masing maupun kemajuan bangsa dan negara. Saya sangat berterima kasih kepada pak Bupati Gowa serta ayahanda Raja Gowa dan Forkopimda Gowa pada kegiatan kunjungan ini yang penuh kekeluargaan ini,” kata Pangdam yang sempat mengenakan busana adat Gowa selama bersilaturahmi di museum Ballalompoa tersebut.

Pjs Bupati Gowa Andi Aslam Patonangi mengapresiasi kunjungan Pangdam XIV di Gowa tersebut. 

” Gowa adalah kota sejarah yang sudah terkenal di seluruh dunia. Gowa memiliki nilai historis karena pernah menjadi daerah perlawanan terhadap penjajah untuk kemerdekaaan RI.  Wilayah Gowa terdiri dari dataran rendah dan dataran tinggi dan saat ini Gowa sedang menerapkan Perda No 25 tahun 2020 terkait penggunaan wajib masker untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 yang tidak lama lagi akan ditetapkan pemberlakuannya. 

” Karena itu kami berharap untuk bersama-sama menyatukan langkah memutus mata rantai covid-19 tentunya dengan pelibatan seluruh pihak termasuk TNI untuk mengedukasi masyarakat untuk disiplin bermasker,” terang Aslam.

Sementara itu Andi Kumala Andi Idjo Karaeng Lembang Parang menyatakan  rasa syukur dan terima kasihnya atas kunjungan Pangdam XIV di tanah Gowa.

”  Semoga kunjungan ini dapat memberikan warna bagi kemajuan Gowa. Kami dari pemangku adat kerajaan Gowa telah sepakat untuk memberikan gelar kepada Mayjen TNI Andi Sumangerukka Karaeng Tonang. Gelar kehormatan ini kami berikan karena Pangdam merupakan keturunan Raja Bone, Raja Gowa dan Raja Barru. Setelah diurut dan diusut Pangdam XIV Hasanuddin ini adalah kemenakan dari Raja Gowa. Karena itu kami beri gelar Karaeng Tonang,” kata Andi Kumala Andi Idjo.

Usai pemberian gelar, Pangdam meninjau benda pusaka kerajaan yang dipandu Jufri Dg Pile selaku pemandu kesejarahan Gowa.

Usai bertandang di Balla Lompoa, Pangdam bersama rombongan berziarah ke makam Raja Gowa ke 16, Sultan Hasanuddin dan makam Raja-raja Gowa lainnya di Kelurahan Katangka,  Kecamatan Somba Opu. Kemudian lanjut ziarah ke Makam Arung Palakka di Jl Bonto Biraeng, Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu. (sar)