ikut bergabung

Taufan Harap Pasien RS di Makkasar Bisa Dirujuk ke RS Hasri Ainun Habibie 

Sulsel

Taufan Harap Pasien RS di Makkasar Bisa Dirujuk ke RS Hasri Ainun Habibie 

PAREPARE, UJUNGJARI.COM — Wali Kota Parepare, Taufan Pawe berencana membuat Rumah Sakit Regional Hasri Ainun Habibie (HAH) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Parepare bekerjasama dalam menunjang sarana dan prasarana.

Mengingat pada Desember tahun ini, RSUD Andi Makkasau bakal memiliki Magnetic Resonansi Imaging (MRI). Sehingga, pasien yang membutuhkan tindakan MRI, tidak perlu lagi dirujuk ke Kota Makassar karena bisa dilakukan di Kota Parepare.

“Bila kedepannya RS Hasri Ainun Habibie ini butuh sarana penunjang, kita akan kerjasama dengan RSUD Andi Makkasau. Tahun ini atau Desember nanti kita sudah punya MRI, jadi bukan hanya CT Scan lagi,” kata Taufan Pawe usai Rapat Paripurna di DPRD, Rabu, 18 November 2020.

Untuk itu Wali Kota Parapare dua periode ini berharap ada kebijakan khusus, pasien Rumah Sakit Daerah di Kota Makassar bisa dirujuk di RS Hasri Ainun Habibie.

Hal tersebut telah disampaikan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah saat berkunjung ke Kota Parepare belum lama ini.

“Kalau RS Ainun Habibie sudah siap dari segala hal. Saya minta kepada Pak Gub, bisa tidak pasien yang menumpuk di  RS Sayang Rakyat atau RS Daya dirujuk di Parepare untuk dilakukan tindakan medis pembedahan dan segala macam lainnya,” kata Taufan Pawe.

Ketua DPD I Golkar Sulsel ini juga mengapresiasi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah yang menjadikan RS Hasri Aiun Habibie sebagai program unggulannya. Sehingga biaya operasi Rumah Sakit berkonsep Medical Tourism ini telah diprioritaskan menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi dan pemerintah daerah.

“Ini disambut baik oleh Pak Gubernur. Bahkan Pak Gub sudah menyiapkan anggaran untuk biaya operasional RS Hasri Ainun Habibie dan bekerjasama dengan pemerintah daerah sambil menunggu kerjasama dengan BPJS,” jelasnya.

RS Hasri Ainun Habibie kini kembali beroperasi, Senin 16 November kemarin, setelah sempat tertunda akibat adanya pendemi Covid-19. Pada minggu pertamanya, Rumah Sakit 12 Poliklinik ini baru melayani rawat jalan. Selanjutnya, layanan IGD dan Rawat Inap dibuka.

“Terkait persiapan-persiapan SDM sudah sangat luar biasa. Dokter-dokter spesialis kita sangat luar biasa dan tidak ada sedikitpun keraguan,” pungkas Taufan Pawe. (Mup)

Komentar Anda

Channel

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Berita lainnya Sulsel

Populer Minggu ini

Arsip

To Top