BARRU, UJUNGJARI.COM — Dalam kampanye terakhir yang digelar pasangan calon Bupati Barru Suardi Saleh dan Wakil Bupati Barru Aska M di Kamara Kelurahan Tuwung Kecamatan Barru, Jumat (4/12). SS-AK menjawab keraguan masyarakat yang mengkhawatirkan kesulitan memperoleh pekerjaan.
Paslon bertaglin Maju dan Sejahtera ini akam menyiapkan Balai Latihan Kerja (BLK) disetiap kecamatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Calon Bupati Barru Suardi Saleh mengatakan pada kesempatan ini, ada kecerahan dihari jumat ini. Cuaca juga sangat mendukung.
“Semoga ini pertanda jika kemenangan akan kita raih bersama, tentu atas doa dan dukungan ta semua,” kata Suardi disela sosialisasinya.
Ia menuturkan pengalaman dalam memimpin Barru bukan ajang uji coba tapi berangkat dari pengalaman keduanya kata Dia akan mampu wujudkan Barru maju dan sejahtera.
“Pemaparan visi misi kami nanti pak Aska yang uraikan, hanya saja pada kesempatan ini bisa dilihat bagaimana komitmen kami berdua melewati setiap tahapan ini. Kehadiran kami berdua pada debat kedua membuktikan jika kami yang paling siap untuk memimpin Barru,” urainya.
Optimisme juga diurai Aska M yang didampingi oleh Istri dan anaknya, ia menuturkan jika program-program yang akan dijalankan oleh masa pemerintahannya nanti tentu sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kita menyusun program sesuai kebutuhan masyarakat, semua kita pikirkan baik-baik. Karena memang kita berangkat dari pengalaman yang bisa menjadikan Barru lebih baik lagi,” kata Aska.
Diakhir masa kampanye ini, Aska berpesan agar masyarakat bisa melihat kompetensi dan sasaran program kedepan. Sehingga pada pemilihan nanti tidak ragu untuk memilih nomor 2.
“Adanya pelayanan publik MPP, sarana prasarana yang memadai, pusat alun-alun kota hingga kemajuan ekonomi telah ditorehkan oleh bapak Suardi Saleh sebelumnya, selanjutnya kita akan terus tingkatkan baik itu pembangunan maupun peningkatan SDM sehingga penyerapan tenaga kerja nantinya bisa benar-benar dirasakan maka akan dihadirkan BLK disetiap kecamatan terlebih juga akan mencover bpjs bagi warga kurang mampu sampai 100 persen,” urainya. (udi)

