PANGKEP,UJUNGJARI– Suasana apel pasukan dalam rangka operasi lilin 2020 tiba-tiba jadi hening saat bupati Pangkep Syamsuddin A Hamid memberikan sambutan sebagai irup dalam apel yang digelar di GOR Merpati Mas, Senin(21/12). Syamsuddin mengucapkan kata pamit dan permohonan maaf atas kesalahan yang dilakukan selama 10 tahun menjabat bupati Pangkep.

Apel pasukan OPS Lilin 2020 ini kata Syamsuddin mungkin menjadi upacara terakhir yang saya akan ikuti selaku bupati Pangkep selama dua periode.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“saya mohon maaf apabila selama saya menjabat sebagai bupati Pangkep selama 10 tahun ini, ada kekurangan dan kelemahan saya, karena mungkin apel ini adalah apel terakhir buat saya sebagai Bupati,” ujar Syamsuddin.

Syamsuddin pamit dihadapan peserta apel OPS Lilin 2020 yang juga dihadiri Kapolres Pangkep AKBP Endong Nurcahyo dan para unsur forkopimda lainnya.

“Masa jabatan saya sebagai bupati akan segera berakhir, makanya apel ini akan menjadi upacara terakhir yang saya ikuti. Melalui tempat ini saya pamit dan mohon maaf jika selama memimpin Pangkep melakukan kesalahan,” ucap Syamsuddin dengan suara bergetar.

Operasi Lilin 2020 digelar Polres Pangkep akan berlangsung selama 15 hari kedepan mulai tanggal 21 Desember 2020 sampai dengan 4 Januari 2021. 

Pengamanan ini melibatkan total 58 personil di antaranya 20 personil polisi, 4 personil TNI dan 34 Instansi Terkait dengan satu Pos Pengamanan yang terletak di tugu bambu runcing Kabupaten Pangkep.

Selama 15 hari tersebut personil gabungan akan memantau kerawanan yang berpotensi terjadinya gangguan kamtibmas di kabupaten Pangkajene dan Kepulauan terutama ditempat ibadah dan tempat berkumpul masyarakat.( Udi)