TAKALAR, UJUNGJARI-Ketua KBPP – Polri Kabupaten Takalar, Yusuf Karma angkat bicara terkait aksi pelemparan batu yang mengena salah satu anggota Polres Takalar yang tengah menjalankan tugas pengamanan dihari jadi kabupaten Takalar ke 61.
Selain itu, Yusuf Karma juga mendesak kepolisian daerah setempat untuk mengusut tuntas pelaku pelemparan yang mengakibatkan anggota polres Takalar, Aiptu Basri mengalami luka dibagian muka dan beberapa bagian gigi rontok.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
” Kami mengecam keras tindakan pelemaparan batu yang mengakibatkan salah satu anggota polres mengalami luka dan cacat seumur hidup, insiden ini harus diusut tuntas, karena telah mencederai hati institusi kepolisian,” Kata Yusuf Karma, pada Media OnlineUjungjaricom, Kamis (11/2/2021)
Insiden pelemparan batu terhadap salah satu pihak pengamanan terjadi setelah Hipermata melakukan aksi unjuk rasa dihalaman kantor DPRD Takalar sesaat moment hari jadi Takalar yang ke 61 diperingati diruang rapat paripurna gedung DPRD Takalar.
Aksi unjuk rasa yang berujung ricuh dihalaman kantor DPRD Takalar antara Hipermata dan pihak pengamanan berhasil ditenangkan setelah rombongan wakil Gubernur keluar meninggalkan gedung DPRD Takalar.
Belum berhenti disitu, karena kecewa tidak berhasil menemui Wakil Gubernur dan Bupati Takalar, Hipermata tetap melanjutkan aksi unjuk rasa diperempatan jalan menuju rumah jabatan Bupati Takalar, disitulah inseden berdarah terhadap Aiptu Basri terjadi.
” Insiden berdarah terjadi diperempatan jalan menuju rujab Bupati Takalar dan saat ini korban tengah menjalani perawatan medis dirumah sakit Padjonga Daeng Ngalle,” Kata warga Takalar. (Ari Irawan)

