MASAMBA, UJUNGJARI–Kepala Kejaksaan Negeri Luwu Utara, Haedar SH MH meminta tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan Dalam Masyarakat (PAKEM) pro aktif dan serius dalam melakukan pengawasan.
Pernyataan ini disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Luwu Utara saat pelaksanaan Rakor PAKEM tahun 2021 yang berlangsung di Ruang Rapat kasi intel Kejari Lutra Rabu (7/4/2021).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Haedar, pengawasan oleh tim PAKEM sangat dibutuhkan untuk tetapenjaga kerukunan dan kedamaian di Luwu Utara sehingga terhindar dari konflik.
“Saya mengharapkan segenap pengurus PAKEM dapat proaktif serta serius dalam mengawasi, ataupun mentolerir hal-hal yang dapat memicu terjadinya konflik ataupun aliran dan paham yang tidak sesuai dengan rambu-rambu yang sudah ditetapkan oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia
Dalam kegiatan itu ia juga menyampaikan tujuan dari diadakannya Rakor PAKEM untuk meningkatkan kerjasama dan sinergitas dalam melakukan deteksi dini. Sehinggan antisipasi adanya aliran Kepercayaan dan aliran Keagamaan yang meresahkan Masyarakat dapat dicegah.
Sehingga situasi di Kabupaten Luwu Utara yang selama ini dikenal kondusif, aman, nyaman dan damai tetap dapat terjaga.
“Jika menjumpai organisasi atau dugaan adanya aliran yang mencurigakan segera dilaporkan ke aparat terkait khususnya Tim Pakem,” katanya kita bisa saja melakukan pendekatan secara persuasif sebelum melakukan penindakan
Kajari Juga menegaskan bahwa kegiatan Rakor bertujuan untuk menjaga situasi di Kabupaten Luwu Utara agar tetap nyaman.
Lanjut kajari mengatakan Tim Koordinasi Pakem Kota Masamba terdiri dari Unsur Kejaksaan, unsur Kepolisian, Unsur Kemenag, Unsur Kesbangpol,
“Tim pakem ini diharapkan mampu menampung informasi, menganalisa laporan, meneliti dan menilai secara cermat perkembangan suatu aliran kepercayaan atau aliran keagamaan untuk mengetahui dampak-dampaknya bagi ketertiban dan ketentraman umum khususnya di wilayah Lutra. (*)

