PAREPARE,UJUNGJARI–Sejak jelang mudik lebaran idul fitri 1442 H/2021 M, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 pemerintah kota parepare bersama TNI Polri bekerjasama melakukan pemantauan sekitar pelabuhan Nusantara di kota parepare.
Kita ketahui kota parepare sebagai kota jasa, niaga, memiliki pelabuhan transpormasi laut menggunakan kapal penumpang milik pelni maupun swasta beroperasi antar pulau kalimantan, jawa, nusa tenggara timur, dan beberapa lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala dinas Perhubungan Iskandar Nusu mengatakan, Dalam rangka menjelang pelarangan mudik, pada tanggal 6 Mei hingga Tanggal 16 Mei 2021. Sudah ada surat edaran Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2021, terkait pengendalian transportasi saat Idul Fitri,” katanya.
Iskandar Nusu menambahkan, untuk tanggal 22 April 2021, hingga Tanggal 5 Mei 2021, sudah di atur, tetap dapat bekerja dengan, tetap melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes), dan memiliki dokumen Polymerase Chain Reaction (PCR) atau Rapid Tes Antigen, yang hanya berlaku 1×24 jam.
“Kita melihat bahwa saat ini mudik lebaran idul fitri 1442 H tetap aman yang sangat cukup. Dengan Jumlah penumpang mencapai hingga 400 dari Kalimantan.
Pelabuhan Nusantara Kota Parepare, merupakan pintu masuk untuk transportasi laut di Sulawesi Selatan. Tim Terpadu pelatihan, dan selalu menghimbau kepada penumpang agar tetap menerapkan Protokol Kesehatan. Katanya.
Terpisah, beberapa karyawan swasta warga luar sulsel bekerja di kota parepare sudah sejak beberapa pekan lalu mudik lebaran kemasing masing daerah asalnya, seperti karyawan bengkel dico milik Mas Fendi di kelurahan bukit harapan soreang parepare. “Karyawan saya sudah pada pulang kampung ke jawa sebelum bulan puasa ini, ragu jika menjelang lebaran mudik bisa batal pulang kampung.” Kata Mas Fendi.(Mup).

