MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengganti Plt Direktur Utama (Dirut) RSUD Haji yang sebelumnya diemban oleh dr Sukreni Abdullah kepada dr H Andi Mappatoba.

Saat ini, H Andi Mappatoba tercatat sebagai staf ahli gubernur setelah sebelumnya menjabat sebagai Dirut RSUD Labuang Baji. Sementara Sukreni Abdullah yang kembali menjabat sebagai Wadir RSUD Haji.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Surat Keputusan (SK) pengangkatan Mappatoba dikeluarkan Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman pada 2 Mei 2021.

Sehari setelah menerima SK penugasannya, Senin (3/5), Plt Dirut RSUD Haji Mappatoba langsung berkantor. Di hari pertamanya, Mappatoba meninjau seluruh unit dan bagian yang ada di rumah sakit milik Pemprov Sulsel.

Dia didampingi jajaran wakil Wadir dan Kepala Bagian Perencanaan, Program evaluasi Hukum, Humas dan pemasaran Badaruddin

Selain meninjau sistem kerja-kerja karyawan hingga tenaga kesehatan (nakes), Mappatoba juga melihat seperti apa sarana dan prasarana yang ada di rumah sakit tersebut.

“Ini peninjauan biasa untuk melihat bagaimana para nakes bekerja menangani pasien. Sekaligus ingin mengecek sarana dan prasarana rumah sakit yang tersedia, ” ungkap Mappatoba di sela-sela kunjungannya.

Mappatoba mengemukakan, RSUD Haji sebagai rumah sakit berstatus Badan Layanan Umum (BLU) harus terus berbenah untuk memberikan layanan kesehatan secara maksimal kepada masyarakat.

“Jika layanan baik, pasti masyarakat akan menjadikan RSUD Haji sebagai rujukan pelayanan kesehatan. Itu akan berdampak sekali terhadap status BLU, khususnya dalam pendapatan, ” jelas Mappatoba.

Dia berjanji akan membenahi apa-apa yang perlu dilakukan dan mempertahankan sistem maupun mekanisme layanan yang dinilai sudah berjalan baik.

Pada kesempatan itu, Mappatoba juga melakukan briefing dengan manajemen rumah sakit. (*)