MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – PSM Makassar mulai mematangkan persiapan menghadapi musim kompetisi 2026/2027. Selain membenahi komposisi pemain, Juku Eja juga memperkuat struktur staf kepelatihan dengan memadukan pengalaman pelatih Eropa dan tenaga lokal.
Darije Kalezic dipercaya sebagai Head Coach PSM Makassar. Pelatih asal Belanda tersebut akan menjadi sosok sentral dalam menentukan strategi, pola permainan, serta arah tim menghadapi persaingan musim baru.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kalezic akan didampingi Ahmad Amiruddin yang dipercaya sebagai Assistant Coach. Kehadiran Amiruddin menjadi bagian penting dalam menjembatani program kepelatihan dengan karakter dan kondisi sepak bola lokal.
Pada sektor penjaga gawang, PSM menempatkan Velibor Pudar sebagai Goalkeeper Coach, sementara Iman Suherman menjalankan tugas sebagai Assistant Goalkeeper Coach.
Tak hanya memperkuat aspek teknis, PSM juga memberikan perhatian terhadap pengembangan performa dan analisis.
Aleksandar Ilic bertugas sebagai Performance Coach, sedangkan Krsto Jokic menjalankan peran sebagai Performance Analyst/Assistant Coach.
Jajaran staf kemudian dilengkapi Angger Joro Jati yang dipercaya sebagai Analyst.
Komposisi tersebut memperlihatkan upaya PSM membangun struktur kepelatihan yang lebih modern, terukur, dan terorganisasi.
Perpaduan pengalaman dari Eropa dengan pemahaman lokal diharapkan mampu menghadirkan pendekatan baru dalam persiapan maupun pertandingan.
Bagi PSM, keberadaan tim kepelatihan yang solid menjadi salah satu modal penting untuk menghadapi ketatnya kompetisi musim 2026/2027.
Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan program kepelatihan tersebut ke dalam performa di lapangan.
Konsistensi, kekuatan fisik, efektivitas taktik, serta kemampuan beradaptasi akan menjadi faktor penting bagi Juku Eja untuk bersaing.
Suporter PSM pun tentu berharap kombinasi pelatih Eropa dan lokal tersebut mampu membawa perubahan positif sekaligus mengantarkan PSM Makassar meraih prestasi terbaik pada musim 2026/2027.
Suporter Berharap PSM Tampil Lebih Kompetitif
Kehadiran komposisi staf kepelatihan baru tersebut mendapat perhatian dari suporter PSM Makassar.
Mereka berharap perpaduan pelatih Eropa dan lokal tidak hanya terlihat di atas kertas, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap permainan tim.
Salah seorang suporter PSM, Bung Rais (48) mengatakan dirinya menyambut positif struktur kepelatihan yang dibangun manajemen.
“Kami tentu berharap komposisi ini bisa membawa perubahan positif. Yang paling penting bukan hanya nama besar pelatih, tetapi bagaimana tim bisa bermain lebih konsisten dan kompetitif sepanjang musim,” ujarnya.
Menurutnya, suporter berharap PSM mampu menunjukkan permainan yang lebih solid dibandingkan musim sebelumnya. Terlebih, ekspektasi terhadap Juku Eja selalu tinggi dari masyarakat dan pendukung setianya.
“Kami ingin melihat PSM punya karakter permainan yang jelas. Mudah-mudahan kerja sama pelatih Eropa dan lokal bisa menghasilkan tim yang kuat dan mampu bersaing di papan atas,” katanya.
Suporter juga berharap jajaran kepelatihan diberikan waktu yang cukup untuk membangun tim serta mendapat dukungan penuh dalam menjalankan programnya.
“Kami siap mendukung dari tribun. Semoga musim baru membawa semangat baru dan PSM bisa memberikan prestasi yang membanggakan bagi Makassar dan Sulawesi Selatan,” tuturnya. (drw)

