MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Kini warga Barru tidak perlu repot jika ingin melakukan pemeriksaan melalui Polymerace Chain Reaction (PCR). Alat PCR ini sudah ada di Barru dan sarana tersebut akan memudahkan warga dalam melakukan pemeriksaan ada tidaknya virus covid dalam tubuhnya.
Bupati Barru Suardi Saleh telah menerima bantuan alat PCR dari Universitas Hasanuddin, di ruang Senat lantai 2, Rektorat Unhas, Kamis (4/11).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, ini rejeki bagi masyarakat Barru, dan kita juga sudah menyiapkan tenaga khusus yang akan dilatih oleh Unhas untuk mengoperasikan alat PCR ini. Insya Allah ke depan, akan memudahkan tugas pemerintahan dan menangani pandemi covid-19 ini,” kata Suardi.
Tes PCR (polymerase chain reaction) adalah pemeriksaan molekular yang dilakukan dengan metode amplifikasi yang dilakukan untuk mendeteksi keberadaan virus atau bakteri yang menyebabkan penyakit tertentu.
Sebelumnya, Rektor Unhas, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, M.A yang menyambut para penerima bantuan dalam paparannya menyampaikan terima kasih pada PT. Langit Pandu Anugerah yang jadi Mitra Unhas dalam pengadaan alat PCR ini.
“Alat ini kedepannya bisa kita gunakan untuk mendeteksi penyakit tropis di indonesia. Kedepan dengan Pemda, kita bisa melakukan kerjasama dalam penelitian melalui riset center, semoga Alat ini bisa bermanfaat,” urai Prof Dwia.
Guru besar ini menyampaikan bahwa bantuan ini tidak diberikan ke semua 24 Kabupaten/Kota se-Sulsel.
Ada lima kepala daerah di Sulsel yang menerima bantuan sarana PCR, yakni Barru, Gowa, Sidrap, Pinrang, dan Parepare.
Salah satu metode pengambilan sampel untuk tes PCR adalah dengan tes usap atau swab test. Dengan hadirnya Alat PCR di Barru, maka deteksi dini atas Covid-19 bagi yang terkonfirmasi akan lebih mudah diketahui dan ditangani.
Demikian pula, pergerakan bagi pelaku perjalanan yang selama ini terbatasi oleh keharusan memiliki hasil test PCR, akan teratasi. (Udi)

