ikut bergabung

Vaksinasi Barru Capai 37,81 Persen

Sulsel

Vaksinasi Barru Capai 37,81 Persen

BARRU, UJUNGJARI.COM — Capaian vaksinasi kabupaten Barru pada akhir Oktober 2021 sebesar 32,36 persen. Namun diawal November mengalami peningkatan menjadi 37,81 persen. Berarti terjadi kenaikan 5,45 persen warga daerah ini yang melakukan vaksinasi.

Pemkab Barru terus menggejot proses vaksinasi menyusul adanya penurunan level daerah ini dari level 2 ke level 3. Turunnya level ini membuat Bupati Barru Suardi Saleh, mengambil langkah dan menargetkan gerakan vaksin setiap desa dengan target vaksin 150 warga per hari.

Bahkan Suardi mewarning ASN agar segera melakukan vaksinasi. Jika tidak , ASN diancam tidak dibayarkan tunjangan perbaikan penghasilannya (TPP) dan sertifikasi bagi guru.

Untuk memaksimalkan vaksinasi ini Bupati Barru Suardi Saleh bersama Wakil Bupati Aska Mappe, Unsur Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan dan Satgas penanganan Covid-19 mengikuti rapat koordinasi pengendalian dan penanganan covid-19 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, diruang Barru Smart Information Centre (BASIC) kantor bupati Barru, Rabu (3/11).

Rapat yang dipimpin Plt. Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaeman, diikuti para Bupati/walikota, Forkopimda Kab/Kota dan Provinsi melalui virtual.

Andi Sudirman mengatakan, posisi realisasi vaksinasi untuk Provinsi Sulawesi Selatan saat ini baru mencapai sekira 50 persen dan Presiden Joko Widodo menargetkan realisasi vaksinasi per bulan Desember diharapkan sudah mencapai minimal 70 %.

Untuk itu lanjut Plt Gubernur, diharapkan sinergitas, kolaborasi dan soliditas para pemangku kepentingan untuk melawan pandemi Covid-19, salah satunya melalui percepatan vaksinasi.

“Sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah kab/kota, Forkopinda, LSM, pihak swasta dan dunia usaha. kolaborasi semua untuk elemen yang terlibat langsung seperti tenaga medis, relawan, TNI-Polri. Dan Solidaritas dan saling mendukung dan salng mempercayai,” urai Plt. Gubernur.

Terkait dengan singkronisasi data yang sampai saat ini belum adanya sinkron  antara data tingkat Provinsi dengan data kabupaten, Gubegnur berharap Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota segera lakukan sinkronisasi data, untuk menjadi data nasional.

“Kami beri waktu 10 hari kedepan kepada para Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Provinsi untuk melakukan singkronisasi data,” ujar Gubernur dengan nada tegas.

Selain itu, Plt Gubernur juga berharap Forkopinda sangat diharapkan bekerja untuk mempercepat vaksinasi. Target kita katanya,  adalah menurunkan level PPKM minimal ke level 2  karena banyak sekali persyaratan kalau kita masih berada dilevel 3.

Berdasarkan data KPCPEN, cakupan vaksinasi per kabupaten/kota per 2 November 2021, tertinggi Kota Makassar  73.57 persen dan terendah Kabupaten Jeneponto 19.55 persen. Sedangkan Kabupaten Barru berada pada 37.81 persen.  (Udi)

Komentar Anda

Channel


Berita lainnya Sulsel

Populer Minggu ini

Arsip

To Top