ikut bergabung

Dinas PMPTSP Sulsel Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2021

Berita

Dinas PMPTSP Sulsel Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2021

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Sulsel meraih penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021 dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Penghargaan diberikan Menteri Tjahyo Kumolo secara virtual kepada Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, didampingi Kepala Dinas PMPTSP Sulsel Denny Irawan, dan Staf Ahli Jayadi Nas, Selasa, 9 November 2021.

Penghargaan diberikan kepada Dinas PMPTSP Sulsel atas inovasi Gerai Perizinan Sektor Kelautan dan Perikanan (Gesit-19). Inovasi ini terpilih bersama tiga inovasi lainnya, untuk kategori provinsi.

Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengaku bersyukur dan memberikan apresiasi atas penghargaan yang diraih tersebut. Ia berharap, makin banyak inovasi yang diciptakan oleh para birokrat, untuk memudahkan pelayanan publik.

“Alhamdulillah, semoga para birokrat kita, ASN kita, semakin banyak melahirkan inovasi-inovasi baru,” ujarnya.

Sementara, Inovator Gesit-19, Said Wahab, menjelaskan, Gesit-19 merupakan Gerai Pelayanan Sektor Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulsel, yang dibuat di sejumlah daerah pesisir laut atau kepulauan.

Gerai pelayanan ini memiliki berbagai keunggulan. Diantaranya, mendekatkan pelayanan perizinan, mempercepat penerbitan izin, menekan biaya operasional dan pengurusan izin, menghilangkan percaloan, dan memangkas birokrasi, serta sebagai strategi pencegahan penularan Covid-19.

Gerai ini juga dapat menjawab persoalan yang dihadapi. Dimana kondisi yang dihadapi oleh nelayan untuk melakukan aktivitas berusaha harus mengantongi izin yang diterbitkan di ibu kota provinsi yang jaraknya sangat jauh hingga ratusan kilometer. Sehingga, terkadang terlambat untuk melaut, karena belum mengantongi izin yang diterbitkan.

Belum lagi berbagai biaya yang harus dikeluarkan selama mengurus izin. Sehingga, layanan perizinan ini hadir memangkas waktu pengurusan dari tiga minggu menjadi 19 menit.

Selain persoalan di atas juga dapat menghapus anggapan bahwa jika pelayanan perizinan ditarik ke tingkat lebih tinggi, dalam hal ini dari pemerintah kabupaten/kota ke Pemprov Sulsel akan mengganggu pelayanan publik.

Diketahui, Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021 ini merupakan yang ke delapan kalinya dilaksanakan. Ada 3.178 proposal inovasi yang diajukan.

Tim penilai evaluasi dan tim penilai independen kemudian melakukan seleksi, dan akhirnya terpilih 45 Top Inovasi Pelayanan Publik dari berbagai kategori. (**)

Komentar Anda

Channel


Berita lainnya Berita

Populer Minggu ini

Arsip

To Top