PANGKEP, UJUNGJARI.COM — Dua warga desa Parenreng kecamatan Segeri kabupaten Pangkep berseteru hingga terjadi penikaman. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.00 wita, Senin(14/3) menyebabkan seorang warga, Herman (38) menjadi sasaran penikaman yang dilakukan Muh Saleh (38), seorang staf kantor desa.

Kejadian ini berawal dari ketersinggungan pelaku karena korban yang berprofesi sebagai petani mengejek Muh Saleh dengan kata-kata “Lagi banyak modalka karena sudah laku gabahmu,” kata Herman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaku yang melintas depan korban tak terima ucapan Herman dan seketika pelaku langsung menghampiri korban dan langsung melayangkan tinju ke muka Herman.

Saat itu korban hendak memberikan perlawanan. Hanya saja pelaku langsung mencabut badiknya. Merasa tidak bawa sajam, Herman memilih kabur, namun tetap dikejar oleh pelaku dan ditusuk sebanyak 4 kali dibagian pinggang.

Usai menikam tetangganya, Saleh meminta kepada Saharuddin untuk diantar ke kantor Polsek Segeri untuk menyerahkan diri.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka robek pada kelopak mata sebelah kiri dan luka tikaman pada perut sebanyak 4 kali (2 kali perut sebelah kiri 2 kali perut sebelah kanan) yang menyebabkan usus korban keluar.

Korban mendapatkan perawatan di Puskesmas Baring Kecamatan Segeri kemudian dirujuk ke RSUD Batara Siang Pangkep. Karena luka yang diderita sangat parah sehingga dirujuk lagi ke RS. Wahidin Sudirohusodo di Makassar.

Kapolsek Segeri AKP Asgar yang dihubungi Selasa(15/3) membenarkan kejadian ini. Pelaku bersama barang bukti sudah diamankan dan kasusnya masih dalam proses pengembangan penyelidikan.

Pihak Polsek sudah berkoordinasi dengan pihak Reksrim untuk pengamanan di TKP. Apalagi antara rumah korban dengan tersangka masih bertetangga, sehingga untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Dalam kasus ini, PolsekĀ  dibackup pihak Polres.

“Saat ini tersangka bersama baranga bukti sebilah badik sudah diamankan di Mapolres untuk pengembangan penyidikan,” ujar Asgar. ( Udi)