TAKALAR, UJUNGJARI–Belasan mahasiswa mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Takalar melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Takalar, Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (16/06/2022). Mereka menyoroti kinerja Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar.
Sambil membakar ban bekas, mahasiswa melakukan orasi secara bergantian. Dalam pernyataan sikap yang dibacakan Koordinator Lapangan, Yusri Yusra Mahendra menegaskan, proses tender lelang harus berjalan transparan, proporsional serta profesional. Ini untuk menghindari dugaan terjadinya kecurangan serta penyimpangan dalam proses tender.Fungsi pengawasan, kata Yusri, harus berjalan dan dimaksimalkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami meminta kepada bupati Takalar untuk segera mengevaluasi serta mengganti pejabat ULP. Kami juga mendesak Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk turun melakukan pemeriksaan dan pengawasan atas pelaksanaan tender barang dan jasa di Kabupaten Takalar,” tegas Asman.
Aksi mahasiswa ini mendapat pengawalan ketat dari aparat Polres Takalar. Sekitar satu jam melakukan aksi, mahasiswa pun membubarkan diri secara tertib. (*)

