Pria yang satu ini dikenal santun serta ramah. Dari karakternya, Muhammad Fauzi SE, yang akrab disapa Abang ini, memiliki niat mulia untuk mengabdikan hidupnya kepada masyarakat. Untuk memuluskan niat tulusnya itu, Abang pun memilih jalan hidup sebagai pengusaha dan politisi.
Komitmen Abang untuk memperjuangkan kehidupan kaum papah bukanlah tanpa sebab. Semua itu terpatri dari kisah hidupnya semasa kecil.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Muhammad Fauzi lahir di Kelurahan Kwitang, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Senin 6 September 1968. Abang tumbuh di lingkungan yang penuh kompleksitas di masyarakat Betawi.
Ayah Abang berasal dari Aceh dan Ibunya dari Jakarta. Bungsu dari delapan bersaudara ini, tak menjadi individu yang manja. Di usianya yang 10 tahun, sang ayah yang berprofesi sebagai anggota Polri meninggal dunia.
“Ayah saya meninggal saat saya masih umur 10 tahun. Hari di mana Ayah saya dipanggil Allah SWT bertepatan dengan tanggal dan bulan saya dilahirkan ke dunia,” ungkapnya.
Setelah sang ayah wafat, Abang bersaudara dibesarkan dari sentuhan kasih yang tidak terbatas seorang Ibu. Ibu membesarkan mereka bermodal peninggalan ayah. Sebab Ibu hanya seorang Ibu rumah tangga yang paripurna. Tapi itu sudah lebih dari cukup buat kami bersaudara.
Abang pun tumbuh dewasa dengan karakter kuat serta mandiri. Setahap demi setahap dia pun mulai merealisasikan impiannya.
Abang kemudian menjadi accounting proyek PT Kokoh Semesta, sejak tahun 1996 sampai sekarang. Direktur Utama PT Ayashi Jafana. Tahun: 2010 – sekarang.
Selanjutnya, terpilih menjadi anggota DPR RI Periode 2019 – 1999, kemudian menjadi anggota Fraksi PBB DPR RI pada tahun 2004 – 2009. Saat ini menjadi anggota DPR RI periode 2019 – 2024. Pengurus DPP Partai Golkar 2019 – 2024.
Suami dari Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani ini, kini mengemban amanah sebagai anggota Komisi V DPR RI. Mendapat amanah sebagai wakil rakyat, membuat Abang semakin ‘leluasa’ untuk mengabdikan hidupnya untuk kesejahteraan rakyat kecil.
Abang Fauzi memberikan porsi perhatian besar terhadap kesejahteraan masyarakat dalam tugas kedewanannya, sejak terpilih sebagai anggota DPR RI Dapil III Sulsel pada Pemilu 2019.
Lewat program dan aspirasi yang diperjuangkan melalui mitra kerja komisinya di Senayan. Sebut saja program bedah rumah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BPSP) dari Kementerian PUPR.
Lewat aspirasi Abang Fauzi, program bedah rumah tersebut banyak menyentuh masyarakat tak mampu di daerah pemilihannya. Salah satunya Kadek Wirawati, warga Desa Subur, Kecamatan Sukamaju Selatan, Luwu Utara.
Kadek Wirawati sebelumnya hidup di gubuk kayu yang sangat memperihatinkan. Namun kini, keluarga transmigran asal Bali ini sudah mendapat tempat tinggal yang layak.
“Kami berterima kasih kepada Pak Fauzi karena sudah membantu keluarga kami dengan program ini,” katanya dengan suara bergetar saat bertemu Abang Fauzi beberapa waktu lalu.
Abang menegaskan, bantuan bedah rumah ini dialokasikan ke warga dengan tempat tinggal yang kurang memadai. Setiap penerima mendapatkan Rp20 juta untuk membangun rumah.
“Bedah rumah merupakan program dari Kementerian PUPR yang tujuannya untuk melakukan perbaikan rumah tidak layak huni menjadi layak untuk tiap penerima,” kata suami Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani.
Abang Fauzi mengatakan, program ini juga disalurkan ke tiap kabupaten/kota di dapil Sulsel III. Anggota Fraksi Partai Golkar ini berharap, masyarakat kurang mampu dapat menerima manfaat dari program tersebut.
“Sebagai perwakilan masyarakat di Dapil Sulsel III, tugas kami adalah menjembatani kepentingan masyarakat dengan program yang tepat dan bisa dirasakan manfaatnya oleh warga,” tutupnya. (*)

