SIDRAP, UJUNGJARI.COM — Sesosok mayat perempuan ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dan sempat mengegerkan warga penghuni kos di Pangkajene, Minggu pagi (14/05/2023).
Perempuan paruh baya tersebut di temukan terbaring disebuah kamar kost Rajawali Patommo, Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, Minggu sekitar pukul 08.00 Wita.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mayat perempuan yang ditemukan tersebut bernama Silvia Ariani (52) alias Bunda asal Kelurahan Parangtambung, Kecamatan Tamalate, kota Makassar.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh tiga orang saksi yang juga rekan tetangga kamar kos korban bernama Windasari (24), Nur Ananda Putri (19) dan Aditya (32) yang juga tinggal dikost tersebut.
Kasi Humas Polres Sidrap, AKP Zakariah mengatakan, awal mula penemuan mayat tersebut saat Windasari dan Nur Ananda Putri mengajak korban untuk jogging bersama di Pelataran Pangker
Kemudian korban mengatakan “duluanmi tidak enak perasaanku”, setelah itu pada pukul 07.16 Wita korban menghubungi temannya melalui chat WA dengan mengatakan “Windah pulang mako dulu tidak enak perasaanku” tulus korban kepada rekannya melalui WhatsApp.
Pada pukul 08.30 wita teman korban Windasari membalas chat dengan mengatakan “tungguma”.
Namun 30 menit kemudian rekan korban menuju kamar untuk membawakan nasi kuning dan didapati sudah tidak bergerak. Kemudian memanggil lelaki Aditya untuk mengecek.
Setelah itu, Aditya melaporkan hal tersebut ke Polsek Maritengngae.
Sementara itu, perwakilan pihak keluarga korban Muhammad Sait (45) PNS asal Kabupaten Enrekang menerima hal tersebut sebagai musibah taqdir atas meninggalnya korban.
Selanjutnya jenazah korban di jemput oleh pihak keluarga di dibawa ke Makassar untuk disemayamkan.
Terpisah Kapolsek Maritengngae IPTU H.Alwi,SPd, menjelaskan kematian korban Bunda masih wajar karena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban. Dan itu sudah sesuai hasil pemeriksaan visum medis korban meninggal secara wajar.
“Sudah ada pihak keluarga korban mengambil jenazah Selvia untuk dibawa ke rumah korban di Makassar. Pada prinsipnya tidak keberatan dan merupakan takdir korban karena memang memiliki riwayat penyakit yang diderita korban,” ungkap Kapolsek IPTU H.Alwi. (Wan)

