GOWA, UJUNGJARI.COM — Memperingati seperempat abad atau 25 tahun, Abituren Akabri 1998 yang dikenal dengan sebutan Nawahasta melakukan kegiatan baksos, yang dipusatkan di di Rindam XIV Hasanuddin, yang terletak di Pakatto, Desa Mata Allo, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sabtu (16/12).
Kegiatan yang digelar para lulusan Akabri 1998 yang tersebar di 36 provinsi di seluruh Indonesia ini memusatkan giatnya di Kabupaten Gowa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam aksi baksos itu para Nawahasta yang meliputi tiga matra TNI dan Kepolisian yaitu TNI AD (Paguyuban Palapa), TNI AU (Paguyuban Pajero), TNI AL (Paguyuban Moro Cakra) dan Kepolisian (Paguyuban Parama Satwika) ini bertemu sambil membagikan sembako kepada masyarakat.

Pembagian sembako ini menurut Koordinator Abituren Akmil 1998 wilayah Sulsel yang juga Asisten Teritorial (Aster) Kasdam XIV Hasanuddin Kolonel Kav Eko Saptono didampingi Ketua Paguyuban Nawahasta yang kini menjabat Wakil Komandan Rindam XIV Hasanuddin Kolonel Inf Ferdial Lubis, menyebutkan, peringatan usia pengabdian Nawahasta ini digelar dalam bentuk bakti sosial.
“Bakti sosial ini kita laksanakan serentak di 36 provinsi yang tersebar mulai dari Aceh hingga Papua. Tadinya kegiatan ini akan diselenggarakan di Akmil tapi karena dalam masa menjelang Pemilu dan banyak Abituren yang telah menjabat jabatan strategis, sehingga fokus pada kegiatan tersebut dahulu. Sedangkan untuk perayaan 25 tahun, akan diselenggarakan usai momentum Pemilu tahun 2024 mendatang dan rencananya dipusatkan di Magelang. Jadi seluruh angkatan akan kumpul disitu, untuk menggelar beragam kegiatan, mulai bakti sosial hingga lainnya. Sekaligus juga nantinya akan menjadi momen silaturahmi para lulusan Akabri 1998,” kata Kolonel Eko Saptono.
Dalam kegiatan yang mengusung tema ‘TNI AD Bersama Masyarakat Bersatu dengan Alam untuk NKRI’ ini, Kolonel Eko menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari semangat Hari Juang TNI AD ke-78 (2023). Dikatakannya, kegiatan ini berimplikasi bagi Abituren Akmil 1998, yang tentu semua programnya akan didukung penuh, terlebih bagi para lulusan yang menduduki jabatan strategis.
“Tentu kami akan dukung seluruh programnya karena merupakan program yang luar biasa dalam menjaga alam. Seperti yang menjabat Danrem, program tersebut tentu akan diturunkan ke tingkatan bawah. Seperti program penanaman pohon, bersih pasar dan program pemanfaatan limbah plastik dari pantai. Ini sangat luar biasa, karena selain berdampak pada lingkungan juga akan memberikan manfaat bagi masyarakat yang mengarah pada peningkatan kesejahteraan, ” kata Kolonel Eko.
Dia juga mengatakan, pengolahan sampah atau limbah plastik dari pantai, justru akan memberi manfaat. Apalagi teknologi pengolahan sampah sudah ada. Jadi tinggal keinginan saja.
“Inilah yang akan kita sosialisasikan dan edukasikan kepada masyarakat, sebagai bentuk apresiasi dan dukungan kami terhadap apa yang dicanangkan oleh KSAD. Semoga semua bisa dilaksanakan dan terus berkelanjutan,” papar Koordinator Abituren Akmil 1998 Wilayah Sulsel ini. –

