MAKASSAR,UJUNGJARI.COM–Berbeda dengan penyambutan mahasiswa baru tahun sebelumnya, kali ini Universitas Negeri Makassar (UNM) lebih mempersiapkan diri menyambut generasi barunya. Salah satu persiapan penting yang dilakukan adalah menyiapkan maskot khusus.

Maskot untuk maba itu dinamai La Macca Caraddeka. Nama ini berasal dari bahasa Bugis-Makassar, yang berarti “pintar” atau “cerdas”, dan menjadi simbol semangat akademik serta identitas lokal yang kuat di tengah kemajuan era digital.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNM, Dr Arifin Manggau mengatakan La Macca Caradeka dirancang bukan sekadar maskot. Akan tetapi juga sebagai representasi nilai-nilai yang ingin ditanamkan kepada mahasiswa baru.

“La Macca Caraddeka hadir membawa pesan kecerdasan, keberanian, dan semangat inovasi yang berakar pada kearifan lokal. Ini menjadi pengingat bahwa mahasiswa UNM tidak hanya unggul dalam ilmu, tetapi juga berkarakter dan menjunjung budaya,” ungkap Arifin.

Maskot ini tampil mengenakan Patonro atau Passapu, simbol keberanian dan kehormatan dalam budaya Makassar. Di tangan kirinya, ia menerbangkan pesawat kertas sebagai lambang harapan yang tinggi namun tetap berpijak pada nilai-nilai lokal.

Busana La Macca Caradeka tak kalah sarat makna: ia mengenakan jas almamater oranye khas UNM—simbol semangat dan dedikasi terhadap ilmu pengetahuan. Ia juga memakai sarung sebagai identitas budaya Sulawesi Selatan, yang dikombinasikan dengan motif digital di bagian depan. Balutan elemen kostum robot mencerminkan kesiapan menghadapi tantangan zaman dalam era digitalisasi.

Tak hanya itu, di bagian dada maskot ini terdapat logo resmi Universitas Negeri Makassar—sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang berlandaskan Tridarma Perguruan Tinggi.

Dengan kehadiran La Macca Caradeka, UNM berharap mahasiswa baru dapat meneladani semangat belajar, keberanian, dan identitas budaya dalam menapaki perjalanan akademik di kampus oranye tersebut. (pap)