BULUKUMBA, UJUNGJARI.COM— Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto menanggapi dorongan pembentukan Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) dari berbagai elemen saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Bulukumba, Kami 4 September 2025.

Mantan Kapolres Pelabuhan Makassar ini, menyambut hangat dorongan tersebut. Dia mengaku akan mengatensi penuh dorongan pembentukan Sat Polair.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terima kasih. Kami sangat mengatensi dorongan dari segenap elemen yang ada untuk pembentukan Sat Polair Polres Bulukumba,” ungkap AKBP Restu Wijayanto, Jumat 5 September 2025.

Lebih lanjut, AKBP Restu Wijayanto menyampaikan adanya alasan kuat untuk pembentukan Sat Polair sebagai Sub Satuan Kerja Baru di lingkungan Polres Bulukumba. Kata dia, mengingat kebutuhan dan urgensi dari situasi yang berkembang di masyarakat.

“Tentunya kami akan segera memohon kepada satuan atas terkait percepatan pembentukan Sat Polair Polres Bulukumba yang sudah pernah diajukan sebelumnya,” kata AKBP Restu Wijayanto.

Menurut dia, rencana pembentukan Sat Polair tersebut, sudah dibuat telaah oleh Staf pada tahun 2024 lalu. Dengan demikian, AKBP Restu Wijayanto berharap agar usulan ini dapat segera disetujui di Pusat.

“Karena untuk pembentukan Subsatker baru, memerlukan persetujuan dari beberapa kementerian. Kami mohon dukungan dan doa selalu supaya pelayanan kami semakin maksimal kepada masyarakat,” kata dia.

Sebelumnya, dorongan pembentukan Sat Polair di lingkungan Polres Bulukumba merupakan salah satu hasil RDP di DPRD Kabupaten Bulukumba. Kehadiran Sat Polair nantinya, diharap bisa menjadi solusi utama dalam meminimalisir konflik nelayan.

Selain konflik nelayan, Bulukumba beberapa waktu lalu dihebohkan dengan adanya ledakan dahsyat Bom Ikan di Dusun Ta’lohea Desa Lolisang Kecamatan Kajang. Ledakan ini menewaskan ibu-ibu bernama Jasma alias Jaso (43). Ledakan terjadi di dalam rumahnya. (ful)