JAKARTA, UJUNGJARI.COM — Sekelompok pemuda dan mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Pemuda Nusantara melalukan aksi unjukrasa di depan kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdikti Saintek) di Jakarta, Jumat (28/11).
Aksi yang dilakukan puluhan pemuda ini menyita perhatian staf dan tamu Kemdikti Saintek serta pengguna jalan. Meski demikian aksi ini berlangsung aman dan damai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di depan kantor Kemdikti Saintek, pengunjuk rasa melakukan orasi secara bergantian. Mereka juga membentangkan spanduk.
Albar, jenderal lapangan dalam orasinya meminta Mendikti Saintek bersikap adil dan transparan dalam menangani kasus laporan dugaan pelecehan seksual via whatsapp Rektor UNM, Prof Dr Karta Jayadi.
“Kemdikti Saintek harus bersikap adil dalam menangani persoalan Rektor UNM Makassar. Jangan ada kepentingan politik tertentu yang ingin menjatuhkan rektor UNM,” katanya.
Seperti diketahui seorang dosen UNM, QDR melaporkan Rektor Prof Karta Jayadi terkait dugaan pelecehan seksual via chating whatsapp yang terjadi tahun 2022. Kasus ini juga sementara ditangani Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sulsel. (**)

