TAKALAR, UJUNGJARI— Inovasi pelayanan dan pemberdayaan masyarakat kembali lahir dari Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar. Melalui program “Ajjaga Kampoeng”, Camat Pattallassang, Bansuhari Said, menghadirkan gebrakan nyata dalam menjaga kebersihan, ketertiban, serta memperkuat partisipasi warga berbasis kearifan lokal.
Program Ajjaga Kampoeng—yang bermakna menjaga kampung—digagas sebagai gerakan kolektif yang melibatkan pemerintah kecamatan, desa/kelurahan, tokoh masyarakat, pemuda, hingga perempuan. Fokus utamanya meliputi kebersihan lingkungan, keamanan wilayah, ketahanan sosial, serta penguatan nilai gotong royong di tingkat akar rumput.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Camat Pattallassang, Bansuhari Said, menegaskan bahwa program ini tidak sekadar seremonial, melainkan gerakan berkelanjutan yang menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap lingkungannya.
“Ajjaga Kampoeng adalah ikhtiar bersama. Pemerintah hadir sebagai penggerak, tapi kekuatan utamanya ada pada kesadaran dan partisipasi warga,” ujar Bansuhari, Senin (29-12-2024).
Sejak diluncurkan, Ajjaga Kampoeng mulai menunjukkan dampak positif. Sejumlah wilayah di Pattallassang kini tampak lebih bersih dan tertata, kesadaran warga terhadap keamanan lingkungan meningkat, serta koordinasi antarunsur masyarakat berjalan lebih solid.
Menariknya, pendekatan berbasis budaya lokal yang diusung program ini dinilai adaptif dan mudah direplikasi. Konsep kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat dinilai sejalan dengan semangat pembangunan nasional yang menekankan partisipasi publik dan penguatan desa.
Sejumlah pihak menilai Ajjaga Kampoeng berpotensi menjadi model nasional dalam pengelolaan lingkungan dan penguatan sosial berbasis kearifan lokal, khususnya bagi daerah dengan karakteristik masyarakat yang beragam.
Ke depan, Pemerintah Kecamatan Pattallassang berencana memperluas cakupan program dengan penguatan regulasi tingkat lokal serta dokumentasi praktik baik (best practices) agar dapat dijadikan referensi bagi daerah lain di Indonesia.
Dengan semangat kebersamaan dan nilai lokal yang kuat, Ajjaga Kampoeng menjadi bukti bahwa inovasi dari tingkat kecamatan mampu memberi kontribusi nyata bagi pembangunan nasional. (*)

