GOWA, UJUNGJARI.COM — Prediksi Arifuddin Saeni akan terpilih aklamasi pada Musorkab KONI Gowa akhirnya terwujud. Ketua Tapak Suci Putra Muhammadiyah Kabupaten Gowa ini resmi menahkodai KONI Gowa periode 2025-2029 setelah puluhan peserta Musorkab terdiri dari para pimpinan cabang olahraga (cabor) binaan KONI Gowa memilih secara aklamasi.

Aklamasi ini terjadi sesuai aturan AD/ART KONI secara nasional bahwa jika kandidat ketua yang mendaftarkan diri pada pemilihan ketua hanya satu orang saja maka aklamasi berlaku otomatis. Dan aklamasi inilah yang terjadi pada pemilihan ketua KONI Gowa yang berlangsung dalam rangkaian Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) yang digelar di Baruga Karaeng Pattingaloang kantor Bupati Gowa pada Selasa (30/12) pagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Musorkab yang dibuka Bupati Gowa Husniah Talenrang didampingi Ketua DPRD Gowa Muh Ramli Sidik dan Ketua Harian KONI Sulsel yang juga Plt Ketua KONI Gowa Chalik Suang bersama Sekum KONI Sulsel Rahmansyah diikuti kurang lebih 80-an orang pimpinan cabor se Kabupaten Gowa.

Bupati Gowa Husniah Talenrang dalam kallimat pembukanya memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus KONI Gowa khususnya para cabor untuk dapat memilih ketua baru yang tepat. Kepengurusan periode 2020-2024 yang dinakhodai Neno (Rahmawati Bangsawan) dua periode telah usai.

Para ketua cabor yang hadir dalam Musorkab KONI Gowa. (foto/sar)

Husniah mengatakan, tidak ada kata terlambat kalau mau melakukan perubahan. Bupati Husniah pun mengajak agar forum Musorkab mampu memilih figur ketua yang tepat. Yang mampu mengibarkan bendera prestasi gemilang untuk daerah Gowa.

“Berbicara prestasi tentunya banyak yang kita ingin torehkan. Jangan buang kesempatan emas. Jika itu ada peluang besar, maka harus komitmen dan kompak mewujudkannya. Saya minta ketua terpilih nanti menggaungkan prestasi baik atletnya maupun cabornya. Peluang prestasi ada di depan mata kita yakni Porprov yang akan dilaksanakan di Wajo dan Bone pada tahun 2026. Kesempatan ini harus kita kerjakan lebih baik, ” tegas Husniah menitip harapan besar buat KONI Gowa.

Diakui Husniah, sejumlah cabor di Gowa telah memberikan kontribusi emas seperti silat, dayung, karate, bulutangkis dan lainnya. Menurutnya, Gowa memiliki modal sosial dan sumber daya manusia olahraga yang cukup besar. Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang harus disikapi secara objektif, mulai dari pemerataan pembinaan cabor, peningkatan kualitas pelatih dan offisial hingga penguatan tata kelola organisasi yang lebih akuntabel.

“Saya yakin dengan potensi yang dimiliki Gowa ini Ketua KONI Sulsel pasti mau mati-matian untuk mengawal Gowa berprestasi lebih dari daerah lain, kenapa karena Ketua KONI Sulsel adalah orang Gowa, beliau adalah Wakil Bupati Gowa. Dan saya pun selaku Ketua Perbasi Gowa dan sebagai Bupati Gowa tentu akan mendukung semua ini. Ke depan tentu banyak rintangan tapi itu bukan halangan bagi kita menorehkan prestasi gemilang untuk Gowa. Kita harus berkolaborasi mewujudkan Gowa maju untuk semua sektor terkhusus olahraga,” tandas Bupati Gowa.

Bupati Gowa pun berjanji, akan memberikan perhatian lebih kendati tahun 2026 nanti anggaran pembinaan untuk KONI yang diberikan pemerintah kabupaten secara hibah tetap berkurang lantaran efisiensi anggaran masih terjadi di tahun 2026 nanti.

“Tahun depan (2026) anggaran KONI masih sama dengan tahun kemarin. Seandainya efisiensi tidak ada maka tentu kutambai anggaranna KONI. Kita memang habis habisan. Namun kita berupaya memberikan suplemen agar prestasi olahraga di Gowa tetap baik bahkan semakin baik. Yang jelas saya selaku bupati tetap akan memberikan reward kepada cabor dan atlet yang mendulang medali emas, perak maupun perunggu. Semua hasil keringat dan perjuangan keras para atlet harus dihargai dengan reward. Karena itu adalah penyemangat bagi semua cabor. Cabor lain juga harus bisa memberikan prestasi terbaiknya. Tidak ada kata terlambat,” tandas Bupati Gowa.

Dalam kegiatan Musorkab yang mengusung tema, ‘KONI Gowa Maju dan Bersatu Memperkuat Kelembagaan dan Pembinaan Menuju Porprov XVIII (18) 2026’ ini dipandu panitia pelaksana diketuai Ahmad Sidik Maulana melakukan tiga agenda penting yakni pertanggungjawaban pengurus periode 2020-2024, penyusunan program jangka pendek dan jangka panjang dan pemilihan ketua baru.

Plt Ketua KONI Gowa Chalik Suang yang juga hadir selaku Ketua Harian KONI Sulsel berharap, Musorkab Gowa mampu terselesaikan sesuai target dan menghasilkan ketua baru yang tepat yang bisa membawa KONI Gowa lebih baik dan menjemput prestasi baru.

“Tantangan besar KONI Gowa ke depan adalah meraih prestasi lebih baik dari tahun kemarin. Kalau pada Porprov tahun kemarin Gowa berada pada urutan 11 dari puluhan daerah, maka harapan besar kita KONI Gowa nanti bisa masuk 10 besar atau bahkan 5 besar. Prestasi terbaik itu bisa diraih dengan baik jika ketua dan pengurusnya mampu bekerja maksimal, ” jelas Chalik Suang.

Ketua KONI Gowa terpilih Arifuddin Saeni usai ditetapkan sebagai ketua terpilih mengaku amanah yang ada dipundaknya sebuah tanggung jawab besar. Dia pun berkomitmen menjalankan amanah itu dengan sebaik-baiknya.

“Baru saja kami ditetapkan sebagai ketua terpilih dan sebagai langkah awal kami akan menyusun pengurus kemudian mempersiapkan program jangka pendek prioritas yakni Porprov yang akan digelar di Wajo dan Bone. Yang jelas tanggung jawab ini adalah tantangan berat kami selaku ketua, semoga bisa kami jalankan dengan baik. Semoga seluruh cabor dapat bekerja dengan baik dan tentu kolaborasi ini penting agar prestasi bisa kita raih maksimal, ” ucap Arifuddin Saeni yang juga Ketua Tapak Suci Putra Muhamammadiyah Gowa ini. –