ACEH, UJUNGJARI.COM — Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., meninjau langsung kegiatan pembersihan fasilitas pendidikan dan permukiman warga pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memastikan percepatan pemulihan pascabencana, khususnya di sektor pendidikan dan pemukiman masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan tersebut, Polri bersama masyarakat melaksanakan gotong royong membersihkan sedikitnya 38 sekolah yang terdampak bencana.

Upaya ini ditargetkan agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali berjalan normal pada 5 Januari 2026.

Selain meninjau pembersihan sekolah, Kapolri juga memastikan progres pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak.

Untuk mendukung percepatan pemulihan, Polri mengerahkan alat berat serta sebanyak 1.102 personel yang terdiri dari unsur Polri dan pihak terkait lainnya.

Kapolri menegaskan bahwa penanganan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembersihan, tetapi juga mencakup proses rekonstruksi hingga relokasi warga agar kehidupan masyarakat dapat kembali normal.

“Ya tentunya kita harus pastikan bahwa proses mulai dari pascabencana, rekonstruksi sampai dengan nanti relokasi dan juga pengaktifan secara normal. Kita juga tentunya Polri bersama-sama masyarakat dan stakeholder yang lain,” tutur Kapolri.

Dengan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan proses pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang dapat berjalan cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman. (**)