GOWA, UJUNGJARI.COM — Mengawali Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Gowa menegaskan komitmennya untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan ekstrem.
Upaya tersebut dilakukan secara konkret dengan turun langsung ke lapangan guna melakukan pendataan sekaligus intervensi terhadap keluarga miskin ekstrem yang tersebar di 18 kecamatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah daerah bersama Lembaga Amil Zakat, infak dan sedekah serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gowa melakukan langkah jemput bola agar penanganan kemiskinan ekstrem dapat tepat sasaran.
Pendekatan ini meliputi pemetaan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di sektor kesehatan dan pendidikan.
Pada Kamis (8/1/2026), Bupati Gowa turun langsung ke Kecamatan Bajeng, Desa Tanah Bangka, untuk menemui salah satu pasangan keluarga miskin ekstrem.
Dalam kunjungan tersebut, pemerintah daerah berupaya menyelesaikan persoalan mendasar yang dihadapi keluarga tersebut, terutama terkait akses layanan kesehatan dan pendidikan.
Pemerintah Kabupaten Gowa berharap langkah nyata ini dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat serta mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat.
Dengan sinergi yang kuat, upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Gowa diharapkan dapat berjalan berkelanjutan dan membawa kesejahteraan bagi seluruh warga.
“Semoga niat baik ini mendapat dukungan masyarakat dan keberkahan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” harap Bupati Gowa. (Rls)

