MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Lurah Buntusu, Kecamatan Tamalanrea, Nasrul, membantah anggapan bahwa sapi dan ternak yang bebas berkeliaran di kawasan NHP dan sekitarnya merupakan milik warga Kelurahan Buntusu.

Nasrullah menegaskan, saat ini sudah tidak ada lagi warga Kelurahan Buntusu yang memelihara ternak sapi. Menurutnya, keberadaan sapi yang terlihat berkeliaran di wilayah tersebut diduga berasal dari luar wilayah administratif Kelurahan Buntusu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di Kelurahan Buntusu sudah tidak ada lagi pemilik ternak sapi. Adapun sapi yang berkeliaran di wilayah Buntusu kemungkinan berasal dari Kelurahan Katimbang atau wilayah Moncongloe, dan pemiliknya belum diketahui,” ujar Nasrullah, Sabtu (10/1/2026).

Ia mengungkapkan, pihak kelurahan telah melakukan koordinasi dengan Lurah Katimbang terkait permasalahan tersebut. Koordinasi dilakukan untuk mengimbau agar warga yang memiliki ternak sapi dapat mengandangkan hewan peliharaannya dan tidak membiarkannya berkeliaran di area permukiman maupun fasilitas umum.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Lurah Katimbang agar apabila ada warganya yang memiliki sapi, ternaknya dikandangkan dan tidak dibiarkan berkeliaran,” tegasnya.

Nasrullah berharap, kerja sama lintas kelurahan dapat menjadi solusi dalam menertibkan ternak lepas sehingga tidak menimbulkan keresahan masyarakat maupun membahayakan pengguna jalan di kawasan tersebut.  (**)