SOPPENG, UJUNGJARI.COM — Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Soppeng memprogramkan pengembangan pendidikan berbasis Al-Qur’an dan digitalisasi dengan memanfaatkan kembali Gedung Eks SMA Muhammadiyah Watansoppeng yang berada di Jalan Bila Selatan, Watansoppeng.

Gedung berlantai dua yang berada di kawasan strategis perkotaan itu selama ini dinilai kurang terurus. Padahal, bangunan tersebut merupakan salah satu aset penting organisasi yang memiliki potensi besar untuk kembali difungsikan sebagai pusat pendidikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Majelis Dikdasmen PD Muhammadiyah Soppeng, Kasniady, mengatakan pihaknya berinisiatif menghidupkan kembali gedung tersebut melalui program pendidikan formal maupun nonformal yang mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur’an dengan pemanfaatan teknologi digital.

“Konsep pendidikan berbasis Qur’ani dan digitalisasi ini adalah pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan nilai, ajaran, dan panduan Al-Qur’an sebagai fondasi moral, dengan pemanfaatan teknologi digital sebagai alat, metode, dan media pembelajaran,” ujarnya.

Menurutnya, konsep tersebut bertujuan melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual dan teknologi, sekaligus berakhlak mulia dengan karakter Qur’ani.

Untuk merealisasikan program tersebut, Kasniady mengaku telah melakukan konsultasi dengan sejumlah pihak, termasuk Ketua PD Muhammadiyah Soppeng, Muh. Arsyad Makmur.

Rencana itu pun mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari pimpinan daerah.

Sebagai langkah awal, pada Kamis (19/2/2026), Kasniady mengundang sejumlah alumni SMA Muhammadiyah Watansoppeng untuk berdiskusi di Gedung Eks SMA Muhammadiyah.

Pertemuan tersebut membahas rencana pemanfaatan kembali aset sekolah untuk mendukung program pendidikan berbasis Qur’ani dan digitalisasi.

Dalam forum itu, ia mengajak para alumni yang tergabung dalam Ikatan Alumni SMA Muhammadiyah Watansoppeng untuk bersama-sama memikirkan dan mendukung program Majelis Dikdasmen PD Muhammadiyah Soppeng.

“Kami berharap dukungan penuh dari IKA SMA Muhammadiyah Soppeng agar program pendidikan ini bisa mulai berjalan pada tahun ajaran ini,” harapnya.

Dengan sinergi antara pengurus, pimpinan daerah, dan para alumni, Majelis Dikdasmen optimistis Gedung Eks SMA Muhammadiyah Watansoppeng dapat kembali menjadi pusat pendidikan yang unggul dan berkemajuan di Kabupaten Soppeng. (Daus)