SOPPENG, UJUNGJARI.COM — Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, memaparkan rencana pengadaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dengan skema Build Operate Transfer (BOT) di hadapan jajaran direksi PDAM dan investor, Jumat (20/2/2026).
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam memperkuat infrastruktur dasar, khususnya layanan air bersih, guna mendukung visi pembangunan “Soppeng Setara”.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di hadapan awak media, Suwardi menjelaskan bahwa skema BOT dipilih sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan ketersediaan air bersih, terutama di wilayah Kota Watansoppeng dan sekitarnya.
“Kami optimistis kebutuhan air bersih dari PDAM bisa teratasi, khususnya di Kota Watansoppeng. Ini bukan pinjaman, melainkan kerja sama investasi dengan durasi 30 tahun,” ujarnya.
Menurutnya, proyek SPAM dengan skema BOT tersebut tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), karena seluruh pembiayaan ditanggung oleh investor selama masa kerja sama berlangsung.
Setelah masa konsesi berakhir, aset akan diserahkan kembali kepada pemerintah daerah.
Suwardi menegaskan bahwa pembenahan manajemen dan infrastruktur air bersih merupakan kebutuhan mendesak agar masyarakat memperoleh hak dasar atas layanan air minum yang layak, aman, dan berkelanjutan.
Ia berharap proyek ini dapat menjadi tonggak baru dalam penguatan sistem layanan air bersih di Kabupaten Soppeng sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. (Daus)

