MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menjawab berbagai tantangan pembangunan perkotaan.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia sebagai langkah strategis dalam mendorong pengabdian masyarakat, riset, dan inovasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Munafri menegaskan, sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi menjadi kunci dalam menghadirkan solusi yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Menurutnya, kompleksitas persoalan kota tidak dapat diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi.

“Kolaborasi nyata ini diharapkan mampu memperkuat peran kampus sebagai mitra strategis pemerintah dalam merumuskan solusi yang relevan dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui kerja sama ini, Pemkot Makassar membuka ruang kolaborasi yang luas agar potensi akademisi dapat terhubung dengan kebutuhan riil di lapangan.

Keterlibatan kampus diharapkan tidak hanya berhenti pada tataran konsep, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata yang menyentuh masyarakat.

Munafri juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi utama pembangunan kota. Ia optimistis, kolaborasi dengan dunia pendidikan akan mempercepat lahirnya inovasi yang mampu mendorong kemajuan Makassar ke depan.

“Harapannya, kerja sama ini tidak sekadar formalitas, tetapi benar-benar menjadi langkah konkret dalam memperkuat kualitas SDM dan mendorong inovasi pembangunan di Kota Makassar,” tutupnya. (rhm)