MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan peninjauan langsung ke kawasan New Makassar Mall yang lebih dikenal sebagai Pasar Sentral, beberapa waktu lalu.

Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota dalam menghidupkan kembali pusat perdagangan legendaris tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peninjauan tidak hanya difokuskan pada kondisi fisik bangunan, tetapi juga sebagai momentum merumuskan konsep penataan baru yang berorientasi pada revitalisasi aktivitas ekonomi serta pemberdayaan pedagang, khususnya pelaku UMKM.

Munafri, yang akrab disapa Appi, menegaskan komitmennya untuk mengembalikan fungsi Pasar Sentral sebagai pusat pergerakan ekonomi rakyat di Makassar.

Menurutnya, kawasan ini pernah menjadi ikon utama ekonomi kerakyatan, di mana aktivitas perdagangan masyarakat bertumpu.

“Dulu ini adalah ikon pergerakan ekonomi kerakyatan di Kota Makassar. Seluruh akses ekonomi masyarakat tertumpu di tempat ini,” ujarnya saat meninjau lokasi.

Dalam kunjungan tersebut, Appi didampingi sejumlah pejabat lintas perangkat daerah, mulai dari Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Penataan Ruang, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), hingga Direksi Perusahaan Daerah Pasar.

Kehadiran berbagai instansi ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menyiapkan solusi terpadu dari sisi teknis, tata ruang, hingga pengelolaan pasar.

Selama peninjauan, Appi menyusuri hampir seluruh bagian gedung hingga lantai tujuh atau rooftop. Ia menemukan bahwa sebagian besar area di dalam bangunan masih belum dimanfaatkan secara optimal.

Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi tantangan sekaligus peluang untuk menghadirkan konsep baru Pasar Sentral yang lebih modern, tertata, dan mampu menarik kembali aktivitas ekonomi masyarakat.

Revitalisasi ini diharapkan tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga menguatkan peran UMKM sebagai tulang punggung ekonomi lokal.

Pemerintah Kota Makassar menargetkan Pasar Sentral dapat kembali menjadi pusat ekonomi rakyat yang hidup, produktif, dan menjadi kebanggaan warga kota di masa mendatang.  (Rls)