SOPPENG, UJUNGJARI.COM – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengalokasikan anggaran sebesar Rp237 miliar untuk memperbaiki sembilan ruas jalan strategis di Kabupaten Soppeng.
Program ini merupakan bagian dari preservasi infrastruktur jalan melalui skema Multiyears Project (MYP) yang menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Andi Sudirman menjelaskan, seluruh ruas yang akan diperbaiki merupakan jalan berstatus kewenangan provinsi dan menjadi akses vital penghubung antarwilayah di Kabupaten Soppeng.
Ia menegaskan, peningkatan kualitas jalan sangat penting guna menunjang mobilitas masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Sebanyak Rp237 miliar untuk perbaikan jalan di Soppeng. Itu semua ruas jalan provinsi,” ujar Andi Sudirman beberapa waktu lalu.
Ia mengakui, masih terdapat sejumlah ruas jalan di Soppeng yang mengalami kerusakan cukup parah dan membutuhkan penanganan serius. Kondisi tersebut berdampak pada waktu tempuh perjalanan yang menjadi lebih lama akibat kerusakan di beberapa titik.
Sebagai contoh, perjalanan dari Kabupaten Bone menuju Soppeng yang normalnya dapat ditempuh sekitar 40 menit, kini memakan waktu lebih dari satu jam.
Karena itu, ia meminta masyarakat bersabar sembari menunggu proses pembangunan yang mulai dilaksanakan tahun ini.
Pemprov Sulsel menargetkan pengerjaan dilakukan secara bertahap. Sejumlah proyek bahkan telah mulai berjalan dan dijadwalkan diresmikan secara berkala setiap bulan.
Program ini juga menjadi bagian dari target pembangunan jalan sepanjang 1.000 kilometer di berbagai wilayah Sulawesi Selatan.
Selain di Soppeng, perbaikan infrastruktur jalan juga menjadi prioritas utama di berbagai kabupaten dan kota lain melalui skema MYP dengan total nilai proyek mencapai Rp3,7 triliun.
Adapun sembilan ruas jalan yang akan diperbaiki di Soppeng meliputi:
● Soppeng–Batas Sidrap (34,94 km)
● Batas Barru–Lawo (18,22 km)
● Batas Barru–Takkalala (25,83 km)
● Takalalla–Cabbenge–Salaonro (18,17 km)
● Salaonro–Batas Wajo (8,23 km)
● Cabbenge–Soppeng (11,81 km)
● Salaonro–Batas Bone (11 km)
● Lajoa–Pacongkang–Citta–Batas Bone (19,27 km)
● Batas Soppeng–Takalalla (11,18 km)
Melalui proyek ini, pemerintah berharap akses transportasi masyarakat semakin lancar serta mampu mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di wilayah Soppeng dan sekitarnya. (rhm)

