MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Menjelang keberangkatan perdana jemaah haji Indonesia pada 22 April 2026, pemerintah Arab Saudi resmi menambah layanan jalur cepat (fast track) Mecca Route di Indonesia.

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar kini menjadi titik baru layanan tersebut, melengkapi tiga embarkasi yang telah lebih dulu menerapkannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan ini diharapkan mampu mempercepat proses keberangkatan sekaligus mengurangi antrean panjang saat jemaah tiba di Arab Saudi, khususnya dalam proses pemeriksaan keimigrasian.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menyampaikan bahwa penambahan layanan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kelancaran perjalanan ibadah haji tahun ini.

“Tahun ini ditambahkan dengan Mecca Route di Makassar. Mudah-mudahan bisa memperlancar keberangkatan jamaah haji kita yang akan menjalankan ibadah di Tanah Suci tahun ini,” ujarnya saat pertemuan dengan jajaran Kementerian Haji di Jakarta, Rabu (16/4).

Proses Imigrasi Tuntas di Tanah Air
Melalui skema fast track Mecca Route, seluruh proses keimigrasian dilakukan sejak di embarkasi keberangkatan di Indonesia. Pemeriksaan paspor, perekaman biometrik, hingga stempel visa diselesaikan sebelum jemaah berangkat.

Dengan sistem ini, setibanya di Arab Saudi, jemaah tidak perlu lagi menjalani pemeriksaan ulang di bandara. Mereka dapat langsung melanjutkan perjalanan menuju penginapan menggunakan bus yang telah disiapkan.

Penambahan layanan di Makassar melengkapi fasilitas serupa yang sebelumnya tersedia di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Adi Soemarmo Solo, dan Bandara Juanda Surabaya.

Agus menyebut, penggunaan layanan ini diperkirakan mencakup lebih dari 65 persen jemaah haji Indonesia dan diharapkan berjalan lancar sejak fase keberangkatan.

Persiapan Haji Hampir Rampung
Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, memastikan kesiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini hampir sepenuhnya rampung.

“Persiapan, alhamdulillah kalau tidak 100 persen, hampir 100 persen. Visa sudah keluar semua, kartu Nusuk sudah ada di Indonesia semua, walaupun ada satu syarikah yang masih terkendala. Tanggal 21 April, jamaah masuk asrama dan tanggal 22 April mulai berangkat ke Saudi,” ujarnya.

Ia menambahkan, distribusi Kartu Nusuk akan dilakukan di masing-masing embarkasi sebagai bagian dari kelengkapan dokumen wajib bagi jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Dengan hadirnya layanan Mecca Route di Makassar, pemerintah berharap proses keberangkatan jemaah haji Indonesia menjadi lebih efisien, nyaman, dan terorganisir.

Selain itu, kebijakan ini juga dinilai mampu mengurangi kepadatan di bandara tujuan di Arab Saudi serta meningkatkan kualitas pelayanan bagi seluruh jemaah.  (**)