MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Situasi yang dihadapi PSM Makassar semakin mengkhawatirkan di papan bawah klasemen. Rentetan hasil kurang maksimal membuat tim berjuluk Juku Eja itu kini berada dalam tekanan untuk segera bangkit demi menghindari zona degradasi.
Pengamat sepak bola sekaligus legenda PSM, Syamsuddin Umar, menilai ada beberapa langkah krusial yang harus segera dilakukan tim untuk keluar dari situasi sulit tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pembenahan harus dimulai dari aspek mental pemain. Ia menilai saat ini para pemain terlihat kehilangan kepercayaan diri, terutama saat menghadapi tekanan di pertandingan penting.
“Yang paling utama adalah mental bertanding. Pemain harus berani, jangan takut salah. Kalau mentalnya sudah turun, itu sangat berpengaruh ke performa di lapangan,” ujar Syamsuddin.
Selain itu, ia juga menyoroti perlunya evaluasi dalam strategi permainan. Syamsuddin menilai tim pelatih harus lebih fleksibel dalam menentukan taktik, terutama saat menghadapi lawan yang memiliki karakter berbeda.
“Jangan terpaku pada satu pola. Harus ada variasi strategi supaya lawan tidak mudah membaca permainan PSM,” tambahnya.
Tak hanya itu, Syamsuddin juga menekankan pentingnya kekompakan tim. Ia melihat komunikasi antar pemain di lapangan masih perlu ditingkatkan, terutama di lini belakang yang kerap melakukan kesalahan fatal.
Dari sisi manajemen, ia berharap ada dukungan penuh terhadap tim, baik dalam hal motivasi maupun kebutuhan teknis lainnya. Menurutnya, situasi seperti ini membutuhkan kebersamaan dari semua elemen klub.
“Semua harus bersatu. Manajemen, pelatih, pemain, sampai suporter harus saling mendukung. Ini bukan hanya tugas satu pihak,” tegasnya.
Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, PSM Makassar dituntut untuk segera bangkit dan mengamankan poin demi poin. Jika tidak, ancaman degradasi bisa menjadi kenyataan pahit bagi salah satu klub besar di Indonesia tersebut. (drw)

