MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Harapan PSM Makassar untuk keluar dari ancaman degradasi di BRI Super League 2025/2026 masih terbuka. Pengamat sepak bola, Tony Ho, menilai peluang tersebut tetap ada jika melihat sisa pertandingan yang akan dijalani Pasukan Ramang.
Menurutnya, jadwal laga PSM Makassar tidak sepenuhnya berat karena tidak semua pertandingan mempertemukan mereka dengan tim papan atas. Kondisi ini dinilai bisa dimanfaatkan untuk mengumpulkan poin penting.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau dilihat dari sisa laga, PSM masih punya peluang. Ada beberapa pertandingan yang bisa dimaksimalkan untuk meraih poin, terutama saat menghadapi tim yang juga berada di papan tengah dan bawah,” ujar Tony Ho.
Ia menegaskan bahwa kunci utama bagi PSM terletak pada konsistensi dan kecerdikan dalam memanfaatkan setiap kesempatan, terutama saat bermain di kandang sendiri. Selain itu, kemampuan mencuri poin di laga tandang juga menjadi faktor penentu.
“PSM harus fokus satu laga ke laga berikutnya. Jangan pikir terlalu jauh. Maksimalkan pertandingan yang realistis untuk menang,” tambahnya.
Dengan jumlah pertandingan yang semakin sedikit, tekanan terhadap PSM Makassar kian meningkat. Tim berjuluk Juku Eja itu dituntut segera bangkit dan mengamankan poin demi poin agar bisa menjauh dari zona merah.
Jika gagal memaksimalkan peluang yang ada, ancaman degradasi bisa menjadi kenyataan pahit bagi salah satu klub besar di Indonesia tersebut. (drw)

