TERNATE, UJUNGJARI.COM — Pertarungan dua tim yang tengah terluka akan tersaji pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 saat Malut United menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Kamis (23/4/2026) malam.
Laga ini menjadi momentum krusial bagi kedua tim untuk kembali ke jalur kemenangan setelah sama-sama mengalami periode sulit.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tuan rumah Malut United tengah dalam tekanan usai menelan kekalahan telak 1-4 dari Bali United pada pekan sebelumnya.
Hasil tersebut membuat posisi mereka turun ke peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 46 poin.
Pelatih Malut United, Hendri Susilo, menegaskan timnya bertekad bangkit di hadapan pendukung sendiri.
“Kami akan berjuang mengembalikan tim ke jalur yang seharusnya. Mudah-mudahan melawan Persebaya menjadi awal kebangkitan Malut United,” ujarnya.
Secara performa kandang, Laskar Kie Raha sebenarnya cukup solid. Dari 14 laga di Stadion Gelora Kie Raha musim ini, mereka mencatat tujuh kemenangan. Namun, masalah konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah setelah gagal menang dalam empat laga terakhir.
Di kubu lawan, Persebaya Surabaya datang dengan kondisi tak kalah rumit. Tim berjuluk Bajul Ijo hanya meraih satu kemenangan dalam lima pertandingan terakhir dan baru saja kalah dari Madura United.
Pelatih Bernardo Tavares menghadapi tantangan besar menyusun komposisi tim karena badai cedera dan absensi pemain. Salah satu kerugian terbesar adalah absennya winger andalan Gali Freitas akibat akumulasi kartu kuning.
Kehilangan Gali diprediksi akan mengurangi daya gedor Persebaya, mengingat perannya sebagai motor serangan di sisi sayap.
Tavares pun mengakui perlu mewaspadai kekuatan Malut United, terutama dalam situasi transisi dan bola mati.
“Tembakan mereka sangat akurat, terutama di kotak penalti saat transisi. Kami juga harus waspada saat bola mati karena mereka kuat di situ,” jelasnya.
Selain Gali, kondisi beberapa pemain lain juga masih dipantau tim medis usai laga terakhir. Tavares menyebut keputusan soal susunan pemain akan ditentukan hingga mendekati kick-off.
Dengan kondisi kedua tim yang sedang tidak stabil, laga ini diprediksi berlangsung ketat. Keunggulan bermain di kandang bisa menjadi modal penting bagi Malut United, namun Persebaya tetap berpotensi memberi kejutan jika mampu mengatasi krisis pemain.
Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga soal menjaga asa untuk tetap bersaing di papan atas klasemen. (**)

