SOPPENG, UJUNGJARI.COM — Kabar duka menyelimuti Bumi Latemmamala. Tokoh kharismatik Soppeng, Andi Akbar Singke atau akrab disapa Pung Cambang, berpulang ke Rahmatullah.
Almarhum dimakamkan di pekuburan keluarga Cangadi, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, Selasa (28/4/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ribuan pelayat dari berbagai daerah tumpah ruah mengantar ke peristirahatan terakhir. Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, turut hadir mengiringi bersama anak, menantu, serta cucu-cucu almarhum.
Andi Akbar Singke lahir di Makassar pada 31 Desember 1954. Ia merupakan putra pasangan bangsawan Soppeng, Petta Bau H.A. Singkeru Rukka atau Arung Ujung dengan H.A. Manale.
Ayahnya dikenal sebagai Dewan Hadat yang memiliki pengaruh kuat dalam struktur adat setempat.
Jejak politik almarhum terbilang panjang. Ia mengabdi di parlemen selama tiga periode, yakni sebagai Anggota DPRD Kabupaten Soppeng periode 1999–2004 dan 2004–2009, serta Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan periode 2014–2019 dari daerah pemilihan Soppeng–Wajo.
Sejak era Orde Baru, Pung Cambang aktif dalam berbagai organisasi dan partai politik, mulai dari Gerakan Pemuda Ansor, Partai Persatuan Pembangunan, hingga Partai Golkar.
Pada periode terakhir karier politiknya, ia bernaung di Partai NasDem dan terpilih sebagai Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.
Pung Cambang dikenal memiliki keluarga besar. Semasa hidupnya, almarhum memiliki 10 orang istri, 27 anak, 17 menantu, 37 cucu, dan 1 cicit.
Putra sulungnya, Andi Takdir Akbar Singke, kini melanjutkan jejak sang ayah sebagai Anggota DPRD Soppeng dari Partai Demokrat.
Sebagai keturunan bangsawan, prosesi pemakaman almarhum dilaksanakan sesuai ade’ pangadereng, yakni tata adat kebangsawanan khas Soppeng, sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian almarhum bagi masyarakat. (Daus)


