MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat pelaksanaan program Multi Years Project (MYP) untuk penanganan sejumlah ruas jalan strategis di berbagai wilayah Sulsel.

Program yang dibiayai melalui APBD tersebut difokuskan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung kelancaran distribusi barang dan aktivitas ekonomi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program MYP menjadi bagian dari komitmen Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi dalam memperkuat infrastruktur transportasi di Sulawesi Selatan.

Berdasarkan progres terbaru, pelaksanaan MYP dibagi dalam lima paket pekerjaan yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota.

Pekerjaan meliputi pengaspalan, pembangunan bahu jalan, pemasangan drainase, hingga pengecoran beton rigid pada titik-titik prioritas.

Pada Paket 2 misalnya, pekerjaan dilakukan di sejumlah ruas seperti Batas Kabupaten Gowa–Galesong–Pattallassang melalui pengerjaan laston lapisan antara AC-BC STA 01+625.

Di ruas Panciro–Batas Kota Makassar juga dilakukan pekerjaan AC-BC serta pembangunan bahu jalan beton.

Selain itu, penanganan turut dilakukan di ruas Batas Gowa–Barombong–Batas Kabupaten Takalar, Batas Kabupaten Gowa–Bontoramba, Palleko–Towata hingga ruas Batas Jeneponto–Rumbia–Jeneponto.

Sementara pada Paket 3, pekerjaan difokuskan pada ruas Mario–Binabaru–Batas Kabupaten Pinrang berupa pemasangan batu talud, serta pengaspalan lapisan AC-BC pada ruas Batas Kabupaten Sidrap–Malimpung.

Untuk Paket 4, sejumlah pekerjaan berlangsung di ruas Salaonro–Batas Kabupaten Wajo, Impa-Impa–Anabanua, Doping–Atapange hingga ruas Batas Soppeng–Ulugalung yang mendapat penanganan beton bahu jalan.

Sedangkan Paket 5 mencakup pembangunan saluran di ruas Tanabatue–Sanrego–Palattae, pemasangan batu mortar di ruas Ujung Lamuru–Palattae, serta pengaspalan AC-BC di beberapa titik.

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Muhammad Rosyadi mengatakan percepatan proyek tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Sejumlah ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diaspal dengan kondisi lebih baik, sehingga meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya, Minggu (24/5/2026).

Menurutnya, infrastruktur jalan yang memadai menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, memperlancar distribusi hasil pertanian dan logistik, serta memperluas akses layanan dasar masyarakat.

Pemprov Sulsel menargetkan program MYP dapat berjalan sesuai jadwal sehingga memberi dampak nyata terhadap mobilitas masyarakat dan kelancaran distribusi barang serta jasa di berbagai daerah di Sulawesi Selatan.  (Rls)