AKKRA, UJUNGJARI.COM – Mantan gelandang Arsenal, Thomas Partey, tetap masuk dalam daftar sementara Timnas Ghana untuk menghadapi Piala Dunia 2026 meski tengah menghadapi kasus hukum serius di Inggris.
Pemain berusia 32 tahun itu saat ini menghadapi tujuh dakwaan pemerkosaan dan satu dakwaan pelecehan seksual yang melibatkan empat perempuan berbeda dalam rentang 2020 hingga 2022.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, Partey membantah seluruh tuduhan tersebut dan menyatakan tidak bersalah. Sidang kasusnya dijadwalkan berlangsung tahun depan.
Di tengah situasi tersebut, pelatih Ghana, Carlos Queiroz, tetap memasukkan nama Partey ke dalam skuad sementara berisi 28 pemain untuk pemusatan latihan jelang Piala Dunia.
Ghana juga dijadwalkan menjalani laga uji coba menghadapi Timnas Wales di Cardiff pada 2 Juni mendatang sebelum daftar pemain dipangkas menjadi 26 nama final.
Keputusan memanggil Partey langsung memicu sorotan publik mengingat proses hukum yang masih berjalan.
Saat ini, Partey memperkuat Villarreal CF setelah meninggalkan Arsenal pada musim panas 2025 usai kontraknya berakhir.
Selama berseragam Arsenal sejak 2020, Partey mencatatkan 167 penampilan di semua kompetisi. Meski beberapa kali diganggu cedera, ia tetap menjadi salah satu pemain penting di lini tengah The Gunners.
Sebelum berkarier di Inggris, Partey juga dikenal sebagai pemain kunci Atletico Madrid dan membantu klub tersebut bersaing di level tertinggi Eropa.
Selain Partey, Ghana turut memanggil sejumlah pemain penting lainnya seperti Antoine Semenyo yang kini bermain untuk Manchester City serta penyerang Brandon Thomas-Asante dari Coventry City.
Dua pemain Leicester City, yakni Jordan Ayew dan Abdul Fatawu Issahaku, juga masuk daftar. Sementara penjaga gawang Joseph Anang dari St Patrick’s Athletic menjadi satu dari lima kiper yang dipanggil.
Di sisi lain, Ghana dipastikan kehilangan winger Tottenham Hotspur, Mohammed Kudus, yang masih dibekap cedera paha depan sejak Januari lalu. (Int/drw)

