MINA, UJUNGJARI.COM — Anggota Amirul Hajj 1447 H/2026 M, H.R. Muhammad Syafi’i, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan puncak ibadah haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) tahun ini.

Ia menilai pelayanan dan pengaturan pergerakan jemaah haji Indonesia berlangsung lebih tertata dan terorganisasi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Syafi’i, berbagai pembenahan yang dilakukan Kementerian Haji dan Umrah berhasil meningkatkan kualitas layanan sehingga jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah Armuzna dengan lebih nyaman dan terarah.

“Saya melihat penataan Armuzna tahun ini jauh lebih baik. Jemaah lebih mudah mengenali lokasi tenda dan pergerakan jemaah juga lebih tertib,” ujar Syafi’i di Mina.

Ia menyoroti sistem penempatan tenda yang dilengkapi identitas kloter dan nama jemaah sebagai salah satu inovasi yang memudahkan jemaah menemukan lokasi tendanya masing-masing.

“Tenda-tenda sudah tertata rapi dan jemaah bisa mengetahui lokasi mereka dengan mudah,” katanya.

Selain itu, pengaturan keberangkatan jemaah dari hotel menuju Arafah dinilai berjalan efektif karena dilakukan secara bertahap berdasarkan pemanggilan. Skema tersebut mampu mengurangi kepadatan dan antrean di area lobi hotel.

“Jemaah diberangkatkan berdasarkan pemanggilan. Yang belum dipanggil tetap menunggu di kamar sehingga prosesnya lebih tertib,” ujarnya.

Syafi’i juga menilai pergerakan jemaah dari Arafah menuju Muzdalifah hingga Mina berlangsung lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

Menurutnya, kondisi di lapangan lebih teratur dan minim jemaah yang mengalami kebingungan selama proses perpindahan.
“Pergerakan jemaah lebih teratur dan pelayanan petugas di lapangan sangat membantu,” katanya.

Salah satu fasilitas yang mendapat perhatian khusus adalah keberadaan armada golfcar yang digunakan untuk membantu mobilitas jemaah, terutama kalangan lanjut usia dan mereka yang mengalami kesulitan beradaptasi dengan kondisi di Mina.

“Golfcar sangat membantu jemaah, khususnya lansia. Ini inovasi yang sangat baik dan perlu ditambah pada tahun mendatang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Syafi’i menilai keberhasilan penanganan Armuzna tahun ini tidak terlepas dari kepemimpinan yang aktif turun langsung ke lapangan.

Ia mengapresiasi keterlibatan langsung Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, serta Wakil Menteri, Daniel Anzar Simanjuntak, dalam mengawal pelayanan jemaah.

“Pimpinan hadir langsung di lapangan dan itu memberikan energi positif bagi seluruh petugas untuk bekerja maksimal melayani jemaah,” katanya.

Menurut Syafi’i, dedikasi dan profesionalisme petugas haji Indonesia juga mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk otoritas Arab Saudi.

“Petugas haji Indonesia menunjukkan dedikasi dan profesionalisme yang sangat baik,” ujarnya.

Ia berharap kualitas pelayanan Armuzna pada musim haji mendatang dapat terus ditingkatkan agar jemaah Indonesia semakin aman, nyaman, dan khusyuk dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.  (**)