MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur layanan keunggulan untuk jenjang SMA akan diumumkan pada 3 Juni 2026 melalui laman resmi SPMB Provinsi Sulawesi Selatan.
Kepala SMA Negeri 17 Makassar, Asmar Achmad, mengatakan para calon peserta didik dapat melihat hasil seleksi layanan unggulan secara daring pada tanggal tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tanggal 3 Juni pengumumannya, bisa dilihat di web SPMB 2026,” ujar Asmar kepada ujungjari.com, Minggu (31/5).
Ia menjelaskan, SMA Negeri 17 Makassar pada tahun ajaran 2026/2027 menerima sebanyak 330 siswa yang akan dibagi ke dalam 10 rombongan belajar (rombel). Seluruh rombel yang dibuka merupakan kelas layanan unggulan.
Menurut Asmar, SMA Negeri 17 menjadi satu-satunya sekolah di Kota Makassar yang menerapkan sistem layanan unggulan untuk seluruh rombel yang tersedia.
Sementara itu, terdapat tiga SMA negeri di Kota Makassar yang membuka layanan unggulan pada pelaksanaan SPMB tahun ini. Namun, tidak seluruh kelas yang dibuka berstatus unggulan.
Beberapa sekolah seperti SMA Negeri 1 Makassar, SMA Negeri 2 Makassar, dan SMA Negeri 5 Makassar hanya menyediakan dua rombel layanan unggulan.
Adapun rombel lainnya akan dibuka sebagai kelas reguler yang proses penerimaannya dijadwalkan berlangsung bersamaan dengan sekolah lainnya mulai 8 Juni 2026.
Dengan kapasitas 10 rombel atau 330 siswa, SMA Negeri 17 Makassar menjadi sekolah dengan kuota layanan unggulan terbesar di Kota Makassar.
Sekolah yang berlokasi di Jalan Sunu tersebut seluruhnya membuka kelas unggulan tanpa menyediakan kelas reguler pada penerimaan peserta didik tahun ini.
Layanan Keunggulan di SMAN 17 Makassar Diikuti 1.001 Peserta
Pelaksanaan SPMB 2026 melalui jalur Layanan Keunggulan di SMA Negeri 17 Makassar berlangsung selama dua hari, 25–26 Mei 2026, dengan jumlah peserta mencapai 1.001 orang.
Seleksi dilaksanakan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.
Pelaksanaan ujian dibagi ke dalam 13 sesi, terdiri atas tujuh sesi pada hari pertama dan enam sesi pada hari kedua. Setiap sesi berlangsung selama 60 menit dengan peserta mengikuti tes secara bergantian sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Tingginya minat calon siswa dan orang tua untuk mengikuti jalur Layanan Keunggulan terlihat dari antusiasme peserta yang telah hadir sejak pagi untuk mempersiapkan diri sebelum memasuki ruang ujian.
Meski diikuti lebih dari seribu peserta, proses seleksi di sekolah yang dikenal dengan julukan “Jubel” tersebut berlangsung tertib dan kondusif. (drw)

